Banda Aceh, tvOnenews.com - Para petani karet di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyambut rencana pembangunan pabrik ban yang akan dibangun di daerah kabupaten tetangga, yakni Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
"Kami selaku petani karet tentu mendukung penuh wacana pembangunan pabrik ini agar harga karet di pasaran bisa kembali meningkat," kata salah seorang petani karet di Abdya, Rusman Alian di Blangpidie, Kamis (20/3).
Untuk diketahui, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf berencana membangun pabrik ban di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Industri tersebut direncanakan akan diresmikan pada pertengahan bulan April yang akan datang. Pabrik ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal sebanyak seribu orang.
Diharapkan, pembangunan pabrik ban tersebut nantinya dapat menjadi solusi untuk meningkatkan harga karet di kawasan barat selatan Aceh yang selama ini masih cukup rendah.
Beliau menyampaikan bahwa harga karet di Kabupaten Abdya saat ini mencapai Rp9.000 per kilogram untuk para pedagang. Harga tersebut dianggap sangat rendah untuk menutupi biaya perawatan kebun, sehingga mengakibatkan banyak kebun karet di pedesaan tidak terurus dan ditumbuhi semak belukar.
"Kalau pabrik pembuatan ban sudah beroperasi di Meulaboh, ke depan harga karet tentu akan meningkat. Kebun-kebun karet yang selama ini sudah jadi semak belukar pasti akan dirawat lagi oleh petani," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Nasrullah, petani karet dari Kecamatan Tangan-Tangan itu berharap pembangunan pabrik ini segera terealisasi, mengingat sektor perkebunan karet menjadi salah satu sumber pendapatan utama masyarakat Abdya.
Kata dia, harga karet rendahnya harga karet selama ini telah membuat banyak petani kehilangan semangat untuk mengelola kebun mereka secara maksimal. Maka, dengan adanya pabrik ban mobil di Meulaboh, diharapkan harga yang menjanjikan bagi petani karet.
"Rencana pembangunan pabrik ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi masyarakat setempat, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan industri hilir karet di wilayah Aceh," katanya.
Dirinya menuturkan, pabrik ban mobil ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, baik di sektor produksi maupun distribusi, sekaligus mengurangi ketergantungan Aceh terhadap pasar luar daerah untuk komoditas karet.
Selain itu, petani juga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan pabrik, tetapi ikut menyediakan pelatihan dan dukungan teknis untuk meningkatkan kualitas hasil karet mereka.
Langkah tersebut penting untuk memastikan bahwa produk karet petani memenuhi standar industri dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Tak hanya itu, lanjut dia, pembangunan pabrik ban mobil di Meulaboh ini juga diharapkan menjadi titik balik bagi kehidupan petani karet di Abdya dan kawasan pantai barat selatan secara umumnya.
"Dengan pasar yang lebih baik dan harga yang lebih stabil, petani yakin bahwa sektor perkebunan karet dapat kembali menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat," demikian Nasrullah. (ant/nof)
Load more