GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Stunting di Sumut 25,8%, BKKBN: Pencegahan pada Umur 1-2 Tahun

Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan sosialisasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (PASTI)
Rabu, 9 Maret 2022 - 21:36 WIB
Stunting di Sumut 25,8%, BKKBN: Pencegahan pada Umur 1-2 Tahun
Sumber :
  • Tim Tvone/Fahmi

Medan, Sumatera Utara- Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan sosialisasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (PASTI) di Hotel  Santika Premiere Dyandra Jalan Kapten Maulana Lubis, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Sumatera Utara, Rabu (09/03/2022). 
 
Bapak Presiden RI, Joko Widodo telah memerintahkan kepada BKKBN dalam memprioritaskan generasi muda atau keluarga muda dalam rangka untuk melahirkan generasi mas.
 
"Generasi muda itu generasi produktif dan juga menghasilkan keturunan untuk masa depan," kata  Ketua BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, SP, OG.
 
Pada tahun 2021, Angka Stunting skala nasional diangka 24,4%. Sementara Stunting di Sumut diangka 25,8%.
 
" Saya yakin dan optimis, sumut akan menuju angka 24%," sebutnya.
 
Ia juga menjelaskan, program RAN PASTI harus secara cepat berjalan dan digenjot semaksimal mungkin.
"Kita harus mengejar penurunan stunting, paling tidak 3,4% pertahunya. Ingat waktunya hanya tinggal 2 tahun setengah lagi," jelasnya.
 
Perpres nomor 72 tahun 2021 menetapkan BKKBN menjadi ketua tim percepatan penurunan stunting. Dari ketetapan perpres ini, maka dari tingkat provinsi hingga kabupaten kota terlibat dalam percepatan penurunan stunting.
 
"Nanti harus dipercepat pembentukan tim RAN PASTI hingga sampai perangkat Desa. Jika tim belum terbentuk, maka anggaran tidak bisa turun," tegasnya.
 
Berbicara persoalan stunting, hal lain yang harus diperhatikan adalah Jamban, rumah, sanitasi, air bersih yang pengaruhnya besar mencapai 70%.
 
"Jika belum bisa menyelesaikan jamban dan air bersih maka lakukan produk bayi. Siapa yang ingin hamil harus dipersiapkan," tuturnya.
 
Stunting pasti pendek, maka banyak sekali dampak kerugian akibat stunting di generasi mendatang.
 
"Dari lahir harus diukur dan ditimbang sejak umur kurang dari 2 tahun. Jika lebih dari 2 tahun, maka sudah terlabat pencegahan stunting,” bebernya.
 
Di kesempatannya, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajeckshah memaparkan, percepatan penurunan stunting butuh persiapan kusus dan melibatkan banyak tim.
 
" Sumut stunting 25,8%, lebih kurang ada 3 juta lebih yang terkena stunting. Tidak ada alasan untuk mengejar percepatan penurunan stunting di Sumut," paparnya. (Fahmi/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT