News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lima Tahun Buron, Pelaku Curas Akhirnya Tertangkap

Setelah buron selama lima tahun pasca melakukan aksi pencurian dengan kekerasan bersama empat orang rekannya yang telah lebih dulu ditangkap, DPO atas nama Mito Harjon (38) ditangkap
Selasa, 8 Maret 2022 - 19:44 WIB
Lima Tahun Buron, Pelaku Curas Akhirnya Tertangkap
Sumber :
  • Tim Tvone/Ahmad

Lahat, Sumatera Selatan - Setelah buron selama lima tahun pasca melakukan aksi pencurian dengan kekerasan bersama empat orang rekannya yang telah lebih dulu ditangkap, DPO atas nama Mito Harjon (38) warga Desa Lawang Agung kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat akhirnya ditangkap (08/03/2022).
 
Pelaku tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHPidana ini, ditangkap atas laporan korbannya Eka Arie Desi (47) warga Komplek Griya Lubes Asri II blok D1 no. 01 Kecamatan Muara Enim kabupaten Muara Enim ke Polres Lahat tanggal 30 Maret 2017 lalu.
 
Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor melaju di jalan umum desa Mengkenang kecamatan Mulak Ulu kabupaten Lahat. Namun, korban yang sudah ditunggu oleh para pelaku langsung dihadang dan dipukul menggunakan kayu kopi.
 
Para pelaku kemudian memotong tali tas punggung milik korban dengan senjata tajam yang berisikan uang tunai sejumlah Rp12.000.000,00 dua unit tablet merk Samsung, satu unit ponsel, satu unit power bank dan nota tagihan barang PT Wings.
 
"Kejadiannya 2017 lalu, dan pelaku ada lima orang. 2 pelaku sudah menjalani hukuman, 1 pelaku meninggal dunia, 1 pelaku baru tertangkap, dan 1 pelaku lagi masih buron," ungkap Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK melalui Kasubsi Penmas Polres Lahat Aiptu Lispono, Selasa, (08/03/2022).
 
Lispono menambahkan, identitas dari kelima orang pelaku ialah Pajar Panji Utama (telah menjalani hukuman) Sudarman (meninggal dunia) Muda Alkahudin (telah menjalani hukuman) Herdi (DPO) dan Mito Harijon (tertangkap).
 
Lispono juga menghimbau agar satu orang pelaku yang masih buron tersebut agar segera menyerahkan diri. Karena, pihaknya akan terus mengejar para pelaku kejahatan ini hingga tertangkap.
 
"Untuk yang masih DPO kami himbau untuk segera menyerahkan diri. Karena kami tidak akan berhenti melakukan pengejaran hingga pelaku tertangkap," pungkasnya. (Ahmad/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT