News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Akan Tes Kejiwaan Pelaku yang Mutilasi Bocah 12 Tahun di Lampung Timur

Tes kejiwaan terhadap pelaku mutilasi di Lampung Timur dilakukan lantaran dari pemeriksaan saksi, pelaku dianggap sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Sabtu, 5 Maret 2022 - 10:20 WIB
Khoirul Anwar lelaki yang memutilasi seorang anak di Lampung Timur
Sumber :
  • Pujiansyah

Lampung Timur, Lampung - Aparat Kepolisian Polres Lampung Timur akan melakukan tes kejiwaan terhadap Khoirul Anwar (26), pria yang memutilasi Rafi Danu Sanjaya (12). Tes tersebut direncanakan Senin (7/3/2022).

Mutilasi itu dilakukan Khoirul di Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kamis (3/3/2022). Pemeriksaan medis dan kejiwaan pelaku diperlukan untuk menentukan proses penyidikan dan status pelaku dalam proses hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Lampung Timur AKP Ferdiansyah mengatakan, pihaknya akan melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku Khoirul Anwar di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran, Lampung. 

Pemeriksaan ini dilakukan lantaran dari pemeriksaan saksi, pelaku dianggap sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

"Kami akan melakukan observasi dan tes kejiwaan terhadap tersangka," jelasnya Jumat (4/3/2022).

Ferdi menambahkan, berdasarkan keterangan dari keluarga, pelaku pernah menggali makam orang menggunakan tangan kosong dan beberapa kali pernah mengotori sumur tetangga dengan hewan mati. 

"Melihat yang dilakukan, secara pelaku menyembunyikan dan membuang mayat korban serta kepalanya ditaruh beberapa meter dari lokasi pembunuhan. Selain itu, bagaimana pelaku membunuh korban dengan pisau. Menurut saya, itu bukanlah tindakan orang yang tidak waras," terangnya.

Saat ditanya perihal hasil tes kejiwaan pelaku yang kemungkinan dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan, AKP Ferdiansyah menuturkan pihaknya akan tetap memproses pelaku secara hukum, meskipun dokter nanti menyatakan pelaku ada gangguan kejiwaan. 

"Proses hukum tetap dijalani. Artinya kalau pun dokter memutuskan ada gangguan kejiwaan, tetapi itu adalah pengadilan yang memutuskan. Proses tetap kami jalani," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, seorang bocah berusia 12 tahun berinisial Rafi Danu Sanjaya ditemukan tewas di sebuah perkebunan Rajabasa Lama, Kamis (3/3/2022). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah terpotong atau termutilasi. Kepala korban terpisah dari badannya. 

Dari hasil penyelidikan, pelaku mutilasi ini berinisial Khoirul Anwar. Dia ditangkap saat polisi dan warga mengevakuasi jenazah korban dari dalam kebun. Hingga saat ini pelaku ditahan di Mapolres Lampung Timur. (Pujiansyah/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT