News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Murid MAN 2 Model Medan Terancam Gagal Daftar SNBP, Orang Tua Geruduk Sekolah

Ratusan murid di MAN 2 Model Medan, terancam gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP tahun 2025. Hal tersebut membuat para orang tua mu
Kamis, 6 Februari 2025 - 21:14 WIB
Suasana di MAN 2 Model Medan. Beberapa orang tua murid mendatangi sekolah ini untuk meminta pertanggungjawaban pihak sekolah terkait adanya ratusan murid yang terancam gagal mengikuti SBNP tahun 2025.
Sumber :
  • tim tvOne/Heri Kiswanto

Medan, tvOnenews.com - Ratusan murid di MAN 2 Model Medan, terancam gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP tahun 2025.

Hal tersebut membuat para orang tua murid geram dan menggeruduk sekolah yang berada di Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, pihak sekolah mengalami kegagalan dalam proses penginputan nilai murid eligible pada portal Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), sehingga menyebabkan keterlambatan dalam finalisasi data nilai murid.

Menurut Dinar Agung, salah satu orang tua murid, ia bersama orang tua murid lainnya sengaja datang ke sekolah untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak sekolah.

"Tadi kami sudah bertemu dengan pihak sekolah, jadi duduk masalahnya itu sampai dengan 31 (Januari) kemarin, pihak sekolah belum selesai menginput nilai. Iya (kesalahan pihak sekolah)," kata Agung kepada tvOne, Kamis (6/2/2025).

Katanya, mereka menuntut kejelasan dari pihak sekolah lantaran anak-anaknya terancam tidak bisa mengikuti SBNP tahun 2025.

"Bagaimana jika berhasil, karena proses pendaftaran SNBP itu sampai dengan tanggal 18 Febuari, sekarang tanggal 6. Kami minta jika PDSS ini bisa dibuka kembali, MAN 2 bisa memproses datanya lagi," sebutnya.

Agung menyampaikan, saat kasus ini berlangsung anak-anak mereka mendapatkan intimidasi dari pihak sekolah agar tidak melakukan protes.

"Tolong anak-anak ini dikawal sampai selesai, jika gagal kami ada audiensi lagi. Dalam proses ini anak-anak mengalami tekanan, secara verbal mohon dikondisikan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia dan orang tua murid lainnya berharap pihak sekolah memberikan solusi kepada anak-anak mereka, karena ini menyangkut masa depan.

"Kami nggak tahu, sampai saat ini belum ada langkah ke situ. Kami nunggu hari Jumat sore atau Sabtu lagi soal nasib SNBP. Ada 322 (murid) yang memenuhi syarat untuk melamar SNBP ini," pungkasnya. (her/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT