GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di OKU Selatan Meningkat 33 Persen Sepanjang 2024

Angka kecelakaan lalu lintas di OKU Selatan, Sumatera Selatan mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data
Kamis, 2 Januari 2025 - 20:24 WIB
Kasat Lantas Polres OKU Selatan, AKP Rusdi saat menertibkan pengendara tidak taat aturan.
Sumber :
  • Tim tvOne/Andi Salani

OKU Selatan,tvonenews.com - Angka kecelakaan lalu lintas di OKU Selatan, Sumatera Selatan mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data dari Satlantas Polres OKU Selatan, jumlah kasus kecelakaan naik 33 persen dari 24 kejadian pada 2023 menjadi 32 kejadian pada 2024.

Dari jumlah tersebut, korban meninggal dunia meningkat dari 13 orang menjadi 17 orang. Sementara korban luka berat naik tipis dari 12 menjadi 13 orang, dan korban luka ringan melonjak dari 18 menjadi 37 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Lantas Polres OKU Selatan, AKP Rusdi, mengimbau masyarakat untuk lebih mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan kesabaran saat berkendara. 

"Sebagian besar kecelakaan terjadi karena pengendara kurang sabar dan tidak memperhatikan aturan lalu lintas," ungkap AKP Rusdi, Kamis (2/1/2025).

Kecelakaan di OKU Selatan didominasi oleh tabrakan frontal atau yang dikenal sebagai "adu kambing". Kasat menjelaskan, banyak pengemudi yang kehilangan konsentrasi, terutama pada jam-jam rawan antara pukul 15.00 hingga 18.00. 

"Pada jam tersebut, masyarakat umumnya sedang dalam kondisi lelah, sehingga mudah kehilangan fokus saat berkendara," tambahnya.

Data juga menunjukkan bahwa mayoritas korban kecelakaan adalah masyarakat usia produktif. Hal ini menambah urgensi untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin dalam berlalu lintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan meningkatnya angka kecelakaan ini, Satlantas Polres OKU Selatan akan terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya keselamatan berkendara. "Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam berlalu lintas, mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," tutup IPTU Rusdi.

Peningkatan kesadaran berkendara menjadi kunci untuk menekan angka kecelakaan yang semakin tinggi di wilayah OKU Selatan. (Asi/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT