News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kembali Sidak, DPRD Pringsewu Tidak Temukan Minyak Subsidi di Pasar Tradisional

Masalah minyak goreng masih belum berakhir. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Lampung yang diwakili oleh Ketua Komisi II, Maulana M Lahudin beserta tim Satpol-PP kembali melakukan sidak di pasar tradisional
Rabu, 16 Februari 2022 - 16:40 WIB
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Lampung dan Anggota Satpol-PP melakukan Sidak di Pasar Tradisional Melihat Ketersediaan Minyak Goreng
Sumber :
  • Tim TvOne/ Pujiansyah

Pringsewu, Lampung - Masalah minyak goreng masih belum berakhir. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Lampung yang diwakili oleh Ketua Komisi II, Maulana M Lahudin beserta tim Satpol-PP kembali melakukan sidak di pasar tradisional yaitu pasar Sarinongko berlokasi di Kecamatan Pringsewu guna melihat ketersediaan minyak goreng. 
 
Dari hasil turun lapangan, tim sidak tidak menemukan adanya minyak goreng dengan harga subsidi atau minyak satu harga saat mengunjungi salah satu toko sembako yang juga menjual minyak. Bahkan minyak curah yang biasanya selalu tersedia kini kosong tidak ada barang. 
 
"Kali ini kita blusukan ke pasar tradisional untuk monitoring serta pengawasan dan memastikan terkait dengan kelangkaan minyak goreng. Karena kemarin kami sudah mengecek ke retail modern dan ternyata juga langka. Dan hari ini kita memastikan ke pasar tradisional bahwa kita tidak menemukan minyak goreng bersubsidi di sini," kata Maulana.
 
Dengan kondisi yang seperti ini, dirinya meminta kepada pihak pemerintah pusat untuk segera mengambil langkah serta menanggapi masalah ini dengan serius karena masyarakat selalu mengeluhkan soal minyak. 
 
"Ini fakta temuan kita di kabupaten Pringsewu, maka kita menyampaikan kepada pemerintah pusat mohon dengan sangat bapak presiden, ketua DPR RI, ketua MPR dan Kementerian Perdagangan untuk memberikan tanggapan serius terhadap kelangkaan ini. Bayangkan masyarakat menjerit, terlebih ini mau menuju bulan puasa harga mulai naik," ungkap Maulana.
 
Maulana juga meminta kepada pemerintah daerah untuk turun ke lapangan serta mengadakan pasar murah untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng. Kelangkaan minyak goreng ini jangan sampai bulan puasa nanti, dikhawatirkan akan mengganggu ibadah masyarakat sehingga kurang khusyuk karena disibukan dengan urusan rumah tangga seperti berkeliling mencari minyak goreng dan lainnya.
 
"Kita telah sampaikan kepada bapak Bupati dan jajarannya untuk sesegera mungkin berkeliling ke tingkat kecamatan, syukur kalau sampai di tingkat desa untuk penjualan pasar murah khususnya minyak makan sehingga kelangkaan bisa segera berakhir," harapnya. 
 
Sementara itu, salah seorang pedagang bernama Santoso menyampaikan bahwa minyak curah di tempatnya kosong sudah hampir sebulan. Bahkan dirinya juga menjual minyak goreng kemasan dengan harga normal, itu pun dengan keterbatasan stok. 
 
"Sudah hampir setengah bulan ini minyak curah kosong, belakangan ini ‘suplier’-nya tidak datang. Kalau pun ada kita jual dengan harga Rp 19 ribu. Kalau minyak kemasan ada tapi harga nya juga normal berkisar Rp20 - 21 ribu itu juga tidak sampai 1 liter dan bukan merek ternama yang masuk kategori subsidi," jelasnya. 
 
Selain pasar tradisional, tim sidak juga menyempatkan diri untuk memeriksa toko retail modern di Kecamatan Ambarawa, namun minyak goreng sudah tidak tersedia atau habis dan tim mendapati bahwa tidak adanya penimbunan minyak yang dilakukan oleh retail-retail tersebut. (Pujiansyah/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT