News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percepat Pelaksanaan Vaksinasi Dosis Dua di Sumsel Baru Capai 57 Persen

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, mengeluarkan surat intruksi Tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 Dosis 2,  sekaligus menghimbau masyarakat mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron
Selasa, 15 Februari 2022 - 09:48 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru
Sumber :
  • Tim Tvone/Junjati

Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, mengeluarkan surat intruksi Tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 Dosis 2,  sekaligus menghimbau masyarakat mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron di wilayah  Provinsi Sumsel.
 
Dalam surat edaran Gubenur mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes)  sehubungan dengan terjadinya peningkatan kasus Covid-19 dan untuk mencegah penularan  varian Omicron, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupaya untuk melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi pada seluruh kelompok sasaran. 
 
“Berdasarkan data dan hasil evaluasi, capaian vaksinasi dosis lengkap (dosis 2) di Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan belum seluruhnya mencapai target 70 persen.  Bahkan 4 kabupaten/kota diantaranya  masih di bawah 50 persen,” katanya.
 
Masih dalam surat edaran  yang ditujukan pada   Bupati/Walikota, Ketua DPRD Kabupaten/Kota, Komandan Kodim 4. Kapolresta/Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Negeri se-Sumsel melakukan sejumlah upaya meliputi :
 
Pertama percepatan capaian vaksinasi dosis 2 untuk seluruh kelompok sasaran dengan target capaian minimal 70 persen.
 
Kedua melakukan koordinasi dengan seluruh lintas sektor, lintas program, tokoh masyarakat, tokoh agama untuk sosialisasi dan menggerakkan masyarakat dalam percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerah.
 
Ketiga segera  menyusun strategi percepatan pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan kondisi daerah, terutama dengan penjangkauan layanan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat dengan membuka sentra pelayanan vaksinasi atau layanan ‘door to door’ dan lain-lain.
 
Keempat memastikan ketersediaan vaksin dan logistik lainnya sesuai kebutuhan dan jika terjadi kekurangan agar segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan 
 
Kelima Instruksi ini agar dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan melaporkan hasil pelaksanaannya kepada Gubernur Sumatera Selatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.
 
Usai mengikuti pembahasan perkembangan Covid-19 dan evaluasi PPKM di luar Jawa-Bali bersama Menko Perekonomian RI melalui virtual, Gubernur secara lisan telah memerintahkan Bupati Walikota percepat vaksinasi dosis kedua sebagai antisipasi meningkatnya  penyebaran Covid-19 khususnya varian Omicron di Sumsel.
 
Di mana berdasarkan data angka vaksinasi dosis kedua di Sumsel saat ini baru mencapai 57 persen. Sementara vaksin pertama sudah mencapai 91 persen.
 
"Antara dosis pertama dan kedua belum sebanding. Artinya, memang ada permasalahan. Pertama, bisa jadi rentang waktu vaksin pertama dan kedua belum cukup. Atau, sasaran ini abai untuk melakukan vaksinasi kedua itu. Hal inilah yang harus kita kejar. Sebab itulah, kita harus panggil lagi atau lakukan jemput bola untuk memberikan vaksin tahap dua tersebut," terangnya.
 
Sebab, lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan penelitian jika vaksinasi kedua sudah mencapai lebih dari 70 persen, maka daerah itu bisa dikatakan aman.
 
Selain mempercepat vaksinasi dosis kedua, Herman Deru juga mewaspadai peningkatan angka Bed Occupancy Ratio (BOR) akibat melonjaknya kasus Covid-19 tersebut.
 
"Angka BOR secara nasional sudah 30 persen. Sementara untuk Sumsel mencapai 27 persen. Itu juga peringatan untuk Sumsel dan provinsi lain. Tapi Sumsel ini sangat siap untuk melakukan pencegahan tersebut. Kita terus menyiagakan tempat isolasi terpadu baik di wisma atlet maupun di asrama haji," tuturnya. (Junjati Patra, Madon/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT