News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antisipasi Penularan Omicron PTM di Madina Dihentikan, Tetapi Sekolah Ini Tetap Tatap Muka

TM di Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara dihentikan mulai Senin (14/2/2022) sampai batas yang belum ditentukan
Senin, 14 Februari 2022 - 14:24 WIB
Siswa laksanakan PTM di Madina
Sumber :
  • Romulo Siregar

Mandailing Natal, Sumatera Utara - Pembelajaran tatap muka atau PTM di Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara dihentikan mulai Senin (14/2/2022) sampai batas yang belum ditentukan. Pembatasan tersebut sebagai pengendalian penyebaran virus varian Omicron di Mandailing Natal.

Berdasarkan surat Bupati Mandailing Natal nomor 360/ 0460/BPBD/2022 tanggal 11 februari 2022 tentang pengendalian penyebaran virus covid 19 varian omicron pembelajaran tatap muka atau PTM di Mandailing Natal diberhentikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poin nomor satu dalam surat bupati tersebut menyebutkan, PTM terbatas dilaksanakan secara hybrid (50 persen daring dan 50 persen luring) pada satuan pendidikan yang ada di wilayah Kabupaten Mandailing Natal terhitung  mulai hari ini sampai pemberitahuan selanjutnya.

Namun berbeda dengan di lapangan, hari Senin ini PTM masih diberlakukan pihak sekolah.

Seperti SLTP Negeri 1 Panyabungan, hari ini masih melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Panyabungan Siti Fatimah menyebutkan surat edaran tentang TTM baru diterima hari Sabtu sehingga belum sempat disampaikan kepada siswa dan guru.

Penghentian PDM baru diberlakukan mulai hari Selasa besok.

"Suratnya baru kita terima hari Sabtu, belum sempat kita sampaikan kepada guru dan siswa jadi rencananya baru diberlakukan mulai besok," Siti Aminah menjelaskan kepada media.

Siti Fatimah menambahkan pembelajaran secara daring sangat menyulitkan sekolah karena siswa yang memiliki handphone Android sangat terbatas.

"Siswa yang memiliki HP Android hanya sekitar 10 persen jadi pembelajaran secara daring tidak mungkin dilaksanakan, hari ini kita akan rapatkan bersama guru-guru kelas agar pembelajaran sistem luring lebih dimaksimalkan," ujar Siti Fatimah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu salah satu siswa SMP Negeri 1 Panyabungan, Muhammad Fauzan Lubis sangat mengeluhkan sistem pembelajaran secara daring karena pelajaran sulit dimengerti.

"Maunya ke sekolah, Pak kalau daring susah ah susahnya pelajarannya tidak dimengerti pak nggak bisa menanya belajarlah dari lagi kecewa," ungkap siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Panyabungan ini. (Romulo Siregar/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT