News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FJPI Sumut Dukung Upaya 9 Calon Komisioner KPID Mencari Keadilan

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara mendukung upaya 9 calon komisioner Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Sumut untuk mendapatkan keadilan, terkait mekanisme penetapan komisioner yang dilakukan Komisi A DPRD Sumut beberapa waktu lalu
Rabu, 2 Februari 2022 - 09:43 WIB
Ketua FJPI Sumut Nurni Sulaiman
Sumber :
  • Tim Tvone/Fahmi

Medan, Sumatera Utara - Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara mendukung upaya 9 calon komisioner Komisi Penyiaran Daerah Indonesia (KPID) Sumut untuk mendapatkan keadilan, terkait mekanisme penetapan komisioner yang dilakukan Komisi A DPRD Sumut beberapa waktu lalu.
 
Proses pemilihan yang dilakukan Komisi A DPRD Sumut terindikasi curang, sehingga 9 calon komisioner yang merasa dirugikan melaporkan hal tersebut ke Ombudsman RI.
 
Ketua FJPI Sumut Nurni Sulaiman menyatakan  FJPI sebagai wadah jurnalis perempuan yang profesional menghormati pelaksanaan pemilihan yang dilakukan secara transparan dan terbuka sesuai dengan ideologi Negara RI yang di dalamnya termaktub asas pokok demokrasi yang menjunjung tinggi permusyawaratan untuk kemufakatan.
 
“Atas dasar itu FJPI Sumut meminta pemilihan dan penetapan komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara dilakukan secara transparan dan terbuka,” tutur Nurni dalam keterangannya kepada tvonenews.com, Selasa (1/02/2022) di Medan.
 
FJPI Sumut juga menyayangkan adanya dugaan maladministrasi di tahap penetapan komisioner oleh Komisi A DPRD SU. Dan, menyayangkan adanya unsur atau cara-cara tidak profesional dalam sidang pleno Komisi A DPRD Sumut dalam penetapan komisioner KPID Sumut, di mana terjadi kericuhan dalam prosesnya. Sehingga, tahapan tersebut dianggap tidak mengakomodir semua calon dalam pemenuhan haknya untuk menjadi komisioner.
 
“Jika  ada cara yang terbaik dapat dilakukan untuk mengakomodir pemenuhan hak dari calon komisioner KPID Sumut yang belum terpenuhi, kami meminta hal itu untuk segera dilakukan. Jika cara terbaiknya adalah mengulang proses penetapan, maka kita meminta itu dilakukan," ujarnya.
 
FJPI juga mendukung segala upaya untuk kebaikan sistem pelaksanaan Pemilihan KPID Sumut, baik itu upaya dengan melayangkan surat protes oleh sembilan calon komisioner kepada ombudsman maupun surat terbuka oleh Viona Sekar Bayu yang merupakan Jurnalis Perempuan dari Efarina TV.
 
Menurut Viona Sekar Bayu, bukan nama-nama terpilih itu yang menjadi masalah, namun tidak adanya ‘proses’ mufakat itulah yang hingga saat ini masih menjadi pertanyaan besar. 
 
"Ada apa di balik pemilihan Komisioner KPID Sumut ini? Bagaimana sebenarnya sistem penilaian yang diterapkan untuk memilih 'wakil terbaik di antara yang baik’ di bidang penyiaran ini?" tanya Viona dalam surat terbuka yang ditujukan ke Komisi A DPRD Sumut. 
 
Ketua Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara Abyadi Siregar mengatakan surat protes yang dilayangkan calon komisioner masih dalam tahap PVL (Penerimaan dan Verifikasi Laporan), masih tahap awal. 
 
"Saya menerima empat orang yang melaporkan hal tersebut, beberapa poin yang dilaporkan diantaranya indikasi kecurangan dalam penilaian ‘scoring’ dan arogansi pimpinan sidang dalam rapat. Saat ini laporan tersebut dalam tahap PVL, masih ada tahapan proses lagi sebelum kita layangkan surat ke DPRD," tutup Abyadi. (Fahmi/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT