News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miliki Senjata Api Ilegal Anak Anggota DPRD Tapanuli Selatan Ditangkap Polisi

Miliki senjata api ilegal anak oknum Anggota DPRD warga Desa Sumuran Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara diamankan petugas Sat Reskrim Polres Tapsel.
Kamis, 20 Januari 2022 - 13:45 WIB
AKBP Roman Smaradhana Elhaj, saat mengelar rilis kasus pemilikan senjata api ilegal milik anak Anggota DPRD Tapsel.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Dedi H

Tapanuli Selatan, Sumatera Utara - Miliki senjata api ilegal anak oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD), RRS (32) warga Desa Sumuran, Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara diamankan petugas Sat Reskrim Polres Tapanuli Selatan.
 
Terungkapnya kasus kepemilikan Senjata Api Rakitan jenis Revolver ini berawal dari informasi warga yang resah dengan kelakuan tersangka, pada awal bulan Januari 2022, polisi mendapat informasi tentang seseorang warga sipil, yang diduga menguasai senjata api ilegal.
 
Menindak lanjuti informasi tersebut kemudian dilakukan penyelidikan sehingga pada hari Selasa tanggal 18 Januari 2022 dilakukan oleh penyelidikan tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tapsel, "Setelah diketahui identitas dari warga sipil yang menguasai senjata api bernama RRS petugas Opsnal Sat Reskrim langsung melakukan pengejaran tersangka,” ungkap Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Roman Smaradhana Elhaj.
 
Selanjutnya pada hari Rabu (19/01/2022) sekitar pukul 01.00 WIB, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tapsel yang mengetahui keberadaan dari RRS yang sedang duduk duduk di salah satu warung di samping Pos Lantas, di Desa Hapesong Kecamatan Batang Toru. Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tubuh tersangka RRS dan ditemukan satu pucuk senjata api genggam rakitan berikut amunisi (peluru tajam) sebanyak empat butir, tepat dari saku jaket sebelah kiri tersangka RRS.
 
"Setelah diinterogasi RRS tidak memiliki izin menguasai senjata api tersebut, sehingga dibawa ke Polres Tapanuli selatan guna proses hukum,” tambah Roman.
 
Sementara itu dalam keterangan persnya, AKBP Roman Smaradhana Elhaj mengatakan tersangka diketahui membeli senjata api ilegal tersebut pada bulan Desember 2021 lalu dari salah seorang berinisial A.
 
"Pengungkapan kasus ini dari informasi warga, kita amankan tersangka beserta satu unit senjata rakitan jenis Revolver beserta 4 butir amunisi,” ungkap Roman
 
Setelah mengamankan tersangka pihak Polres Tapanuli Selatan hingga kini masih memburu pemilik senjata api ilegal tersebut yang sudah diketahui identitasnya.
 
Kapolres Tapanuli Selatan juga membenarkan bahwa tersangka RRS diketahui merupakan anak Anggota DPRD Tapanuli Selatan.
 
"Benar tersangka adalah anak Anggota DPRD Tapanuli Selatan,” tegas Kapolres.
 
"Saya beli senjata ini dari teman dengan harga Rp1 juta Pak, senjata ini hanya untuk menjaga diri dan saya juga belum pernah menggunakan senjata ini untuk hal-hal lain,” aku tersangka RRS.
  
Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan pelanggaran Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951. Terancam dengan hukuman mati, atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun. (Dedi Herianto/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT