News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penemuan Nisan Kuno Diduga Milik Kesultanan Palembang

Kepala Balai Arkeologi (Balar) Sumatera Selatan (Sumsel)  Wahyu Rizky Andhifani menduga keempat nissan kuno yang tertimbun di kawasan 16 Ilir merupakan milik keluarga Kesultanan Palembang pada era 1322 atau diperkirakan sejak abad 19 atau 20 masehi.   
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:30 WIB
Penemuan Nisan Kuno Diduga Milik Kesultanan Palembang
Sumber :
  • Tim Tvone/Junjati Patra

Palembang - Penemuan nisan kuno di sekitar Jalan Tengkuruk Pasar 16 Ilir membuat heboh warta Kota Palembang. 
 
Kepala Balai Arkeologi (Balar) Sumatera Selatan (Sumsel)  Wahyu Rizky Andhifani menduga keempat nissan kuno yang tertimbun di kawasan 16 Ilir merupakan milik keluarga Kesultanan Palembang pada era 1322 atau diperkirakan sejak abad 19 atau 20 masehi. 
 
"Mulai dari bentuk nanti kami teliti, apakah ini masuk Kesultanan Palembang atau di akhir. Yang pasti tadi terbaca tahunnya 1322, hanya saja tadi 3 nya itu masih ragu 1222 atau 1322 itu yang akan diperdalam lagi analisanya. Nanti akan dibedakin atau epigrafi dan nantinya akan terlihat jelas”, kata Wahyu. 
 
Wahyu juga menuturkan penemuan nisan kuno di kawasan 16 Ilir memiliki indikasi kuat milik keluarga Kesultanan Palembang itu terlihat dengan jenis nisannya yang bergaya Palembang Darussalam. 
 
"Kalau dilihat tadi ada sekitar lima lapis struktur batu bata, yang bentuknya melingkar. Apakah bentuknya pendopo atau apa akan kami teliti lagi”, tuturnya.
 
Wahyu juga menyebutkan tidak hanya batu nisan yang tertimbun kemungkinan ada bagian bangunan candi pada abad tersebut. Namun ia mengaku untuk mengetahui secara jelas sangat sulit untuk membongkar mengingat wilayah 16 Ilir merupakan kawasan pusat perekonomian Palembang. 
 
"Ada bagian bangunan yang belum diketahui itu bentuknya candi atau apa karena melihat persebaran batu nisan ke arah barat. Kami masih belum tahu karena di situ ada juga kayu ulin ke arah barat daya dan belum tahu jaraknya sampai mana," ungkapnya
 
Pasca digali dari kedalaman 1-1,5 meter di bawah tanah kawasan 16 Ilir pada Pukul 20.24 WIB Senin (17/1/2022) keempat nissan kuno langsung dibawa ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin  untuk diteliti dan dikaji oleh Balai Arkeologi Sumsel, Tim Ahli Cagar Budaya serta di bantu dari Tim Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. (Junjati Patra, Madon/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT