News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Pedagang Roti Diusir Personel Satpol PP di CFD Medan, Ini Penjelasan Kasatpol PP

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, Rakhmat Putra Harahap menyebutkan bahwa kawasan Lapangan Merdeka Kota Medan bukan untuk lapak pedagang kaki lima.
Senin, 22 Juli 2024 - 21:53 WIB
Tangkapan Layar Video Petugas Pol PP Usir Pedagang.
Sumber :
  • Bahana

Medan, tvOnenews.com - Beredar sebuah video yang menampilkan seorang pria paruh baya membawa sepeda dengan dagangan rotinya diusir oleh personel Satpol PP Kota Medan saat hendak masuk dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Kawasan Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatera Utara pada Minggu (21/7/2024) lalu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, Rakhmat Putra Harahap menyebutkan bahwa kawasan Lapangan Merdeka Kota Medan bukan untuk lapak pedagang kaki lima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertama, perlu kita sampaikan bahwa kawasan lapangan merdeka itu negatif untuk pedagang kaki lima," sebut Rakhmat ketika dikonfirmasi tvOnenews.com, Senin (22/7/2024) siang.

Dalam video yang dilihat, Senin (22/7/2024), terlihat seorang pria paruh baya penjual roti dengan sepeda diusir oleh anggota Satpol PP saat CFD. Terlihat beberapa kali anggota Satpol PP mendorong pria yang menjual roti itu.

“Udah lama disosialisasi dan dijaga karena ada Car Free Day dan event kemarin. Jadi tidak banyak yang coba-coba jualan, makanya ada personil yang jaga termasuk Dishud untuk menutup ruas jalan," bebernya.

Sambung Rakhmat mengatakan bahwa pedagang roti itu sudah diingatkan beberapa kali oleh personelnya karena berjualan di areal Parade Kebaya Nusantara yang berlangsung di sekitar. Acara parade itu sendiri dihadiri oleh Putri Jokowi, Kahiyang Ayu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum momen di video viral, pedagang roti sudah sempat diingatkan terlebih dahulu oleh personel Satpol PP wanita. Namun pedagang roti itu disebut memperlambat jalannya padahal saat itu peserta parade bakal jalan.

"Yang (Satpol PP) cewek sudah ingatin, datang (Satpol PP) yang cowok, maju dia (pedagang) lama-lama, disuruh cepat, sementara parade kebaya kan mau maju, disuruh dipercepat makanya sedikit didorong," tandasnya. (bsg/nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT