News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger, Warga Merangin Jambi Temukan Mayat Bayi Membusuk Tergantung di Pohon

Kasat Reskrim Polres Merangin, Iptu Mulyono menyebutkan, mayat bayi tersebut awalnya ditemukan oleh salah seorang warga yang sedang mencari kayu bakar didalam kebun, dan mencium bau menyengat dari bungkusan plastik yang tergantung di pohon.
Kamis, 11 Juli 2024 - 17:34 WIB
Mayat bayi terbungkus plastik tergantung di pohon.
Sumber :
  • Darlianto

Merangin, tvOnenews.com - Warga Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin Jambi digegerkan dengan penemuan mayat bayi terbungkus plastik membusuk yang tergantung di pohon dalam hutan.

Kasat Reskrim Polres Merangin, Iptu Mulyono menyebutkan, mayat bayi tersebut awalnya ditemukan oleh salah seorang warga yang sedang mencari kayu bakar didalam kebun, dan mencium bau menyengat dari bungkusan plastik yang tergantung di pohon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat itu, ada warga yang mencari kayu bakar, mencium bau menyengat dan saat dilihat jasad bayi," ujar Kasat Reskrim Polres Merangin, Iptu Mulyono, Kamis (11/7/2024).

Dikatakan Mulyono, jasad bayi yang ditemukan tersebut merupakan warga suku anak dalam yang sengaja diletakkan oleh kedua orang tuanya, karena telah meninggal terlebih dahulu di rumah sakit.

"Dari hasil pemeriksaan kami, jasad bayi tersebut merupakan anak warga suku anak dalam. Karena saat dicek ada surat keterangan kematian dari dokter," kata Kasat.

Mulyono menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan, kedua orang tua bayi yang ditemukan membusuk di dalam plastik, bernama Pengantin, warga Suku Anak Dalam Air Hitam.

"Setelah kami selidiki, orang tua korban adalah pengantin, warga Suku Anak Dalam Air Hitam, Kabupaten Sarolangun," jelasnya.

Ia menuturkan, mayat bayi yang diletakkan di hutan tersebut adalah hal yang biasa bagi warga Suku Anak Dalam, karena mengikuti tradisi bagi warga Suku Anak Dalam.

"Hal itu merupakan kebiasaan bagi warga mereka, yang apabila warganya meninggal, tidak dikubur dan diletakkan ke dalam hutan," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu kedua orang tua korban yang saat ini masih melakukan tradisi keluar kampung, atau yang biasa disebut oleh warga Suku Anak Dalam, melangun.

"Kami masih menunggu kedua orang tua korban pulang, yang saat ini masih melangun, untuk diambil keterangan," tutupnya. (dar/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT