News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bekerja Menipu Orang Indonesia Lewat Tantan, Seorang TKI Kabur ke KBRI Kamboja Setelah Disekap 3 Hari

Kepada tvOnenews.com, Fadri yang kini dalam perlindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh, Kamboja, menceritakan kisahnya dan puluhan TKI lain yang masih disekap.
Minggu, 5 Mei 2024 - 12:03 WIB
Fadri Saputra TKI asal Aceh Barat di KBRI Kamboja.
Sumber :
  • Chaidir Azhar

Aceh Barat, tvOnenews.com - Sempat disekap dan diminta uang tebusan kepada pihak keluarga, Fadri Saputra seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Aceh Barat berhasil kabur dari kurungan majikannya.

Kepada tvOnenews.com, Fadri yang kini dalam perlindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh, Kamboja, menceritakan kisahnya dan puluhan TKI lain yang masih disekap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Fadri, ia bersama puluhan TKI lainnya diberangkatkan ke Malaysia oleh para agen di Medan dan Jakarta yang mengaku dari sebuah perusahaan perekrutan TKI atas nama Eno Corporation Group, yang menjanjikan pekerjaan sebagai call center service di Malaysia.

Namun menurut Fadri, ia hanya bekerja di Malaysia cuma satu hari lalu dipindahkan ke Kamboja.

“Di sini (Kamboja) saya dipekerjakan dalam ruang yang tertutup dengan ratusan pekerjaan lainnya yang juga orang Indonesia, kami dipaksa melakukan penipuan terhadap warga Indonesia untuk menjalankan operasi scam online," kata Fadri, pada Minggu (5/5/2024).

Lanjut Fadri, mereka dalam bekerja diharuskan menipu sesama orang indonesia  lewat aplikasi pencarian jodoh bernama Tantan, yang melancarkan bujuk rayu asmara, dan mengarahkan korban ke aplikasi binary option bernama Mekri.

Menurut Fadri, jika mereka tidak bisa mencapai target maka mereka membayar denda ratusan Riel Kamboja per hari.

Karena merasa sudah tertipu, Fadri minta untuk dipulangkan, namun ia malah dikurung dalam ruangan 2x3 dengan penjagaan ketat, dan seluruh dokumennya disita.

“Saat disekap, para pelaku mamaksa saya untuk menghubungi keluarga agar mengirimkan uang sebesar 50 juta rupiah, jika tidak ada maka saya diancam tidak akan bisa pulang ke Indonesia," sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beruntung pada hari ketiga penjagaan lengah, Fadri langsung kabur menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang lokasinya cuma 300 meter dari tempat ia disekap.

“Kini saya berharap bisa segera dipulangkan ke Indonesia, dan berharap KBRI Kamboja membisa membantu membebaskan ratusan WNI lainnya juga disekap," harap Fadri. (kha/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT