News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituding LGBT, Wali Nagari Singguliang Buka Suara Soal Penggerebekan Dirinya dengan Seorang Pria, Ini Faktanya..

Wali Nagari Singguliang Lubuak Aluang, Lubuk Alung, Padang Pariaman terduga kasus homoseksual bantah isu dirinya yang digerebek berhubungan seksual sesama jenis
Rabu, 24 April 2024 - 20:00 WIB
Jusri Mansyah, Wali Nagari Singguliang Lubuak Aluang, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman Terduga kasus homoseksual kepada tvOnenews.com di Pariaman, Rabu (24/4/2023).
Sumber :
  • Andri Saputra/tvOne

Padang, tvOnenews.com - Jusri Mansyah, Wali Nagari Singguliang Lubuak Aluang, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman terduga kasus homoseksual membantah isu soal dirinya yang digerebek tengah berhubungan seksual sesama jenis.

Didampingi kuasa hukumnya Jusri membeberkan kepada tvOnenews.com kronologi kejadian versi dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Poin pertama saya membantah seperti isu yang beredar kalau saya melakukan hubungan sesama jenis dan melakukan asusila LGBT," ungkap Jusri kepada tvOnenews.com di Pariaman, Rabu (24/4/2023).

Dikatakan kronologi berawal saat dia sedang dipijit atau diurut oleh anak angkatnya yang statusnya kini telah bekerja dan telah tamat sekolah.

"Saat diurut saya masih mengenakan celana pendek dan yang mijit masih berpakaian lengkap. Lalu tiba-tiba datang warga ramai-ramai melontarkan tuduhan itu," ujar Jusri.

Saat itu, lanjutnya, situasi menyudutkan dirinya sehingga ia terpaksa menenangkan situasi sehingga menuruti permintaan warga dengan bayar Rp5 juta.

"Setelah itu tidak ada riak-riak atau informasi yang viral seperti saat ini. Nah saya kaget kok tiba-tiba masalah ini kembali muncul bahkan viral di media," ujarnya.

Menyoal itu semua, kuasa hukum Jusri bernama Rizki Putra Zulfa menegaskan bahwa kliennya tidak bersalah sesuai isu yang beredar.

"Kami pertegas bahwa klien kami tidak seperti isu yang beredar saat ini. Narasi yang dibikin bahwa klien kami LGBT itu tidak benar. Semua tuduhan itu tidak berdasar," ujarnya.

Rizki menjelaskan, mana mungkin seorang wali nagari berbuat demikian seperti yang dituduhkan dengan anak didik atau anak angkatnya sendiri.

"Apalagi ada yang mengatakan bahwa klien kami saat itu bugil, nah itu tidak benar. Ia masih menggunakan celana karena dipijit bagian punggung sementara yang memijit masih pakaian utuh," kata Rizki.

Ia menambahkan, kliennya juga diperas puluhan juta oleh oknum wartawan sehingga diancam jika tidak memenuhinya maka akan diberitakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkait pemerasan tersebut kami juga masih menyimpan hak. Jika perlu nanti kami ambil langkah hukum terkait pemerasan ini," katanya.

Rizki membeberkan juga, wali terpaksa mengambil langkah mengundurkan diri dari jabatannya untuk menenangkan situasi dan kondisi. (asa/muu)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT