News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Sumbar Bakal Perluas Ekspor Bumbu Rendang ke Berbagai Negara

Gubernur Provinsi Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan akan memperluas pasar ekspor bumbu rendang dari daerah ini ke berbagai negara.
Jumat, 15 Maret 2024 - 17:27 WIB
Gubernur Sumbar Bakal Perluas Ekspor Bumbu Rendang ke Berbagai Negara
Sumber :
  • istimewa - Antara

Padang, tvOnenews.com - Gubernur Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengatakan akan memperluas pasar ekspor bumbu rendang dari daerah ini ke berbagai negara.

"Alhamdulillah ekspor bumbu rendang ini sudah berjalan, sekarang tinggal peningkatan ke beberapa negara lain," ujar Mahyeldi, di Padang, Jumat, saat menghadiri diseminasi laporan perekonomian provinsi dan penyampaian outlook perekonomian Sumbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain peran pemerintah daerah melalui dinas terkait, untuk memperluas jangkauan ekspor bumbu rendang ke berbagai negara ketersediaan bahan-bahan baku menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Gubernur menyakini ekspor bumbu rendang bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang kuat bagi masyarakat di Provinsi Sumbar. 

Apalagi, kata dia, rendang sudah menjadi salah satu kuliner yang dikenal luas.

Mahyeldi mengatakan saat ini ekspor bumbu rendang baru dikirim ke Eropa dan beberapa negara-negara di Timur Tengah

Rata-rata per bulannya Sumbar mengekspor satu hingga dua ton bumbu rendang.

"Ke depan yang akan kami perkuat itu kuantitas dan jangkauan pasar bumbu rendang," bebernya.

Pada kesempatan itu, mantan Wali Kota Padang dua periode tersebut mengatakan selain ekspor bumbu rendang, peningkatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta hilirisasi hasil pertanian juga menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumbar Endang Kurnia Saputra mengatakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumbar, lembaga itu menawarkan tiga solusi.

Pertama, Pemerintah Provinsi Sumbar perlu menguatkan sektor basis yang memiliki interlinkage dengan sektor lainnya. 

Misalnya sektor pertanian dengan bidang yang mendukungnya.

"Misalnya pertanian tanaman pangan bisa dihilirisasi seperti minyak sawit," ucap Endang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, BI mendorong pemangku kepentingan untuk melakukan akselerasi investasi produktif. Artinya, sektor yang produktif seperti pertanian bisa membuat multiplier yang jauh lebih tinggi dari kondisi saat ini.

Terakhir BI menyarankan Pemerintah Provinsi Sumbar membuat cetak biru transisi yang menjadikan pariwisata sebagai sumber ekonomi baru. (ant/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT