News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga 2, PSMS Medan Siap All Out Revans Hadapi Semen Padang

Tiga poin atas Kabau Sirah, julukan Semen Padang, bakal menjaga asa tim Ayam Kinantan lolos ke semi final Liga 2 musim 2023/2024.
Senin, 22 Januari 2024 - 07:24 WIB
Legimin Raharjo (tengah) caretaker PSMS Medan.
Sumber :
  • Sri Gustina Hasan

Medan, tvOnenews.com - Skuat Ayam Kinantan bertekad meraih kemenangan perdana babak 12 besar saat menjamu Semen Padang di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Senin (22/01/2024) sore.

Tiga poin atas Kabau Sirah, julukan Semen Padang, bakal menjaga asa tim Ayam Kinantan lolos ke semi final Liga 2 musim 2023/2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PSMS saat ini berada di dasar klasemen sementara Grup X dengan satu poin, tetap berpeluang lolos. Tiga tim di atasnya yakni Semen Padang (peringkat 1 dengan 5 poin),PSIM Yogya (peringkat 2 dengan 5 poin), dan Persiraja (peringkat 3 dengan 3 poin) mengantiongi poin yang masih bisa dikejar PSMS. Syaratnya, skuat asuhan Caretaker Pelatih PSMS, Legimin Raharjo bisa meraih kemenangan di tiga laga sisa. Untuk itu, diawali dengan menjamu Semen Padang.

Legimin Rahardjo, menyampaikan kesiapan tim menjelang pertandingan melawan Semen Padang di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam. Rahardjo mengungkapkan bahwa tim telah berlatih dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir untuk mempersiapkan diri.

"Kami telah fokus pada persiapan pertandingan besok. Semua pemain dan staf kepelatihan siap memberikan kemampuan maksimal untuk meraih poin penuh dan memperbaiki hasil di Padang kemarin," kata Raharjo di hadapan awak media, Minggu (21/1/2024).

Diketahui babak penyisihan Grup 1 dari dua pertemuan, PSMS meraih sekalli imbang dan sekali kekalahan. Sementara teranyar di Grup X babak 12 besar, Rachmad Hidayat dkk harus merasakan kekalahan 2-0 atas Semen Padang. PSMS butuh kerja keras dan fokus untuk bisa revans.

Menyikapi kekalahan 2-0 di kandang Semen Padang sebelumnya, pelatih 41 tahun itu menyatakan bahwa tim telah melupakan pertandingan tersebut.

"Kami belajar dari pengalaman kemarin dan melakukan perbaikan untuk menghadapi Semen Padang. Semoga kami mendapat ridho dan berkah untuk meraih tiga poin," ucap mantan kapten PSMS Medan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rahardjo juga memberikan penjelasan mengenai pemain yang mengalami akumulasi kartu. Selain Rahmat Ilahi yang mendapatkan akumulasi kartu (kartu merah) pada laga sebelumnya, ada dua pemain inti yang juga tak bisa turun.

"Selain Rahmat Illahi (kartu merah), kami juga kehilangan Aziz Hutagalung dan Hamdi Sula akibat akumulasi. Kami berharap dukungan dan doa dari suporter serta semua pendukung PSMS," ungkap Raharjo.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT