News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perdana Diasuh Legimin Raharjo, PSMS Medan Ditanduk Semen Padang 2-0, Pengamat: Masuk Angin!

Hasil pertandingan yang mengecewakan ini pun mendapat reaksi tajam pengamat sepak bola asal Medan, Erwin Saputra Gultom. Kata dia, digantikannya pelatih PSMS Medan dari Miftahudin Mukson ke Legimin Raharjo tidak berpengaruh.
Kamis, 18 Januari 2024 - 13:58 WIB
Legimin Raharjo didampingi Ikhsan Chan, saat Press Conference
Sumber :
  • Iin

Medan, tvOnenews.com - Usai Miftahudin Mukson dipecat dari pelatih kepala PSMS Medan, posisinya digantikan oleh Legimin Raharjo. Caretaker pelatih PSMS Medan itu pun menghadapi laga perdananya dengan Semen Padang dalam lanjutan babak 12 besar Liga 2 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, semalam, Rabu (17/1/2024).

Namun, sangat disayangkan, hasil pertandingan itu tidak membawa kabar gembira untuk tim Ayam Kinantan. PSMS Medan keok dihantam Semen Padang dengan skor 2-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pertandingan yang mengecewakan ini pun mendapat reaksi tajam pengamat sepak bola asal Medan, Erwin Saputra Gultom. Kata dia, digantikannya pelatih PSMS Medan dari Miftahudin Mukson ke Legimin Raharjo tidak berpengaruh signifikan terhadap performa skuad Ayam Kinantan.

“Nggak ngaruh (ganti pelatih) masuk angin. Bisa-bisanya kayak begitu (ganti pelatih saat match terakhir grup x). Kurang dewasa, (seharusnya) kasih kesempatan (Miftah) di match terakhir, habis itu kalau hasilnya buruk, ya sudah mau gimana lagi, kan, dari awal orang ini (Manajemen) yang memilih Miftah," kata Erwin di Medan, Kamis (18/1/2024).

Pengamat sepak bola lulusan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Medan (Unimed) itu pun memberikan warning ke manajemen PSMS Medan karena sering mengganti pelatih. Erwin menilai bergantinya Ridwan Saragih ke Miftah, kemudian berganti lagi ke Legimin merupakan waktu yang kurang tepat.

“Jadi, (akhirnya) pelatih takut melatih PSMS Medan (akibat sering mengganti pelatih," tandasnya.

Legimin pun memberikan komentarnya usai anak asuhnya habis disunat oleh tim Semen Padang, semalam sore. Kata dia, timnya sudah bermain maksimal, tapi sayang Semen Padang lebih lihai mencuri peluang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semua pemain tadi sudah bermain maksimal, kita tadi juga menghasilkan peluang. Namun, Semen Padang lebih bisa memanfaatkan peluang. Di babak pertama kita beberapa kali ada peluang, namun belum beruntung. Tadi juga terjadi mis antar-pemain. Nanti akan kita perbaiki ke depannya," kata Legimin saat kenferensi pers.

“Asa kami masih ada (peluang lolos). Karena kita masih ada 3 pertandingan ke depan. Kita akan maksimalkan. Dan pertandingan kita selanjutnya akan berhadapan lagi Semen Padang FC. Jadi kami ucapkan selamat datang Semen Padang di Medan," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT