News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gembosi Ban Mobil di Kantor TKD AMIN Sumut, Petugas Dishub Kota Medan Dilaporkan

Tim Kampanye Daerah AMIN Sumut melaporkan personel Dishub dengan dugaan pengrusakan dan pencurian ringan ke Polrestabes Medan.
Minggu, 7 Januari 2024 - 11:39 WIB
Petugas Dishub Kota Medan dilaporkan
Sumber :
  • Bahana Situmorang-tvOne

Medan, tvOnenews.com - Tim Hukum Nasional (THN) Tim Kampanye Daerah AMIN (Anies-Cak Imin) Sumatera Utara (Sumut) melaporkan personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan atas nama Ricard dengan dugaan pengrusakan dan pencurian ringan ke Polrestabes Medan pada Sabtu (6/1/2024).

Koordinator Tim Hukum Nasional TKD AMIN Sumut, Yance Aswin, yang mendampingi pelapor mengatakan tindakan itu mengempesi ban mobil ibu-ibu pengajian di Kantor TKD AMIN pada Kamis (4/1/2023) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kita diberikan kuasa oleh ibu-ibu yang merasa sangat dirugikan atas sikap dan tindakan yang dilakukan oleh Dishub Kota Medan. Apapun alasannya tidak ada pembenaran dalam melakukan penegakan hukum. Akhirnya menimbulkan kerugian hukum kepada orang lain," kata Yance didampingi Tim Hukum TKD AMIN Sumut di Polrestabes Medan. 

Laporan tersebut bernomor: LP/GAR/B/1/2024/SPKT Polrestabes Medan dengan pelapor atas nama Rizkika Azizah. 

tvonenews

Laporan ini disampaikan buntut dari tindakan petugas Dishub Medan yang mengempesi ban mobil di depan Kantor TKD AMIN Sumut di Jalan Jenderal Sudirman. 

Yance mengatakan mobil ibu-ibu pengajian yang dikempesi oleh petugas Dishub Medan itu berjumlah enam unit. Dia juga mempertanyakan SOP penindakan yang dilakukan Dishub Medan. 

"Tapi perlu diingat, ini ada hal yang ganjal, kalau mereka ingin melakukan penegakan hukum, kalau memang sudah menggerek, kenapa dikempesi? Kan mereka bawa mobil derek. Ya derek saja. Kan ini tidak ada relevansinya," ungkapnya. 

Menurutnya, kalau dikempesi itu adalah mobil yang diduga hasil kejahatan dan mobil yang tidak diketahui pemiliknya. Tapi kalau misalnya ada pemiliknya seperti kejadian itu, ada enam mobil, ibu-ibu semua pemiliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, Yance berharap agar Ricard mendapat tindakan administratif dan tindakan hukum karena diduga sudah melakukan pengrusakan. 

"Namanya penanggungjawab di situ Bapak Ricard. Itu dari Dishub Kota Medan mengatakan dia menantang dan mengatakan silakan pidanakan saya kalau saya salah melakukan kegiatan ini. Pasalnya, itu tentang perusakan dan pencurian ringan. Memang Pasal 364 ini walaupun ringan tapi tetap salah," pungkasnya. (bsg/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT