News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituduh Curi Hp, Seorang Pedagang Sayuran Babak Belur Dikeroyok Empat Pria Bersajam

Apes nian nasib yang dialami pria yang satu ini. Sedang asik duduk santai di sebuah warung sambil minum, dirinya malah jadi korban pengeroyokan oleh empat pria
Sabtu, 23 Desember 2023 - 19:09 WIB
Robert Perangin Angin (korban) membuat laporan ke Polsek Pancur Batu.
Sumber :
  • Tim tvOne/Zulfahmi

Medan, tvOnenews.com - Apes nian nasib yang dialami pria yang satu ini. Sedang asik duduk santai di sebuah warung sambil minum, dirinya malah jadi korban pengeroyokan oleh empat pria yang menggunakan senjata tajam, karena dituduh mau mencuri HP.

Aksi penganiayaan dan pengeroyokan tersebut dialami Robert Perangin-Angin (59) warga di salah satu warung kopi kawasan Tikungan Amoy, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian ini berawal, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang sayuran di Tanah Karo ini, singgah di salah satu warung kawasan Tikungan Amoy Bandar Baru untuk istirahat sambil minum kopi pada Senin (18/12). Tak lama kemudian, sekira pukul 05.00 WIB, tiba-tiba saja korban dituduh para pelaku mau mencuri Hp di warung tersebut. Spontan saja, korban membantah tuduhan itu. Namun anehnya, para pelaku tak langsung percaya dengan pengakuan si korban.

“Awalnya mereka tuduh saya mencuri Hp di warung, saat itu saya sedang duduk santai kemudian saya bantah tuduhan mereka itu. Tetapi secara tiba-tiba empat orang pelaku tersebut, langsung beringasnya memukuli tubuh dan wajah saya sampai babak belur. Bahkan, kepala saya juga sempat dipukul pakai benda keras oleh mereka, agar saya mengaku,” kata Robert (korban) ketika buat laporan ke Polsek Pancur Batu, Jumat (22/12) malam.

Selanjutnya, pria yang sudah lima tahun menetap di kawasan Pajak Roga, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo ini menambahkan, dirinya juga diseret para pelaku hingga ke seberang jalan. Usai melampiaskan amarah mereka, para pelaku pun akhirnya membiarkan korban pergi.

“Selain memukuli badan dan kepala saya, mereka (pelaku) kemudian menyeret saya ke seberang jalan yang ada depan warung, setelah puas mereka langsung suruh saya untuk pergi, namun di saat itu, ada seorang warga yang melihat kondisi saya dan kemudian saya dilarikan ke Klinik Bandar Baru untuk mendapat perawatan medis. Lalu, melanjutkan perjalanannya menuju Medan,” ucapnya.

Dikatakannya, setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Medan dan setelah pulih dirinya yang didampingi keluarga langsung melaporkan penganiayaan dan pengeroyokan tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT