News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Mayat UNPRI, Ahli Forensik: Kadaver Harusnya Tidak Dipertontonkan ke Khalayak Ramai Apalagi Diviralkan

Djasamen Saragih yang juga Sekretaris IDI Cabang Siantar Simalungun ini juga menjelaskan bahwa mahasiswa memfoto, memvideokan dan memviralkan kadaver seperti yang baru-baru terjadi di Kampus UNPRI katanya, seharusnya tidak bisa dipertontonkan.
Kamis, 14 Desember 2023 - 16:49 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Tim tvOne

Medan, tvOnenews.com - Ahli Forensik, dr.Reinhard JD.Hutahaean, SpFM, SH, MM, MH(Kes) Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUD dr.Djasamen Saragih, Kota Pematang Siantar, menjelaskan bahwa jenazah yang dipakai untuk bahan pendidikan anatomi di Fakultas Kedokteran (kadaver) boleh-boleh saja untuk dipergunakan. Tetapi jenazah-jenazah tersebut harus memenuhi prosedur.

"Prosedurnya misalnya harus ada persetujuan dengan pihak bersangkutan misalnya kepada keluarga yang masih hidup, kalau tidak dikenal ada proses publikasi ke media masa misalnya, atau proses persetujuan dari yang punya jenazah, pemiliknya penyidik misalnya tentunya penyidik itu sudah menyetujui penggunaan jenazah itu sebagai bahan pendidikan mahasiswa kedokteran," katanya, Kamis (14/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Djasamen Saragih yang juga Sekretaris IDI Cabang Siantar Simalungun ini juga menjelaskan bahwa mahasiswa memfoto, memvideokan dan memviralkan kadaver seperti yang baru-baru terjadi di Kampus UNPRI katanya, seharusnya tidak bisa dipertontonkan sedemikian rupa kepada khalayak ramai oleh mahasiswa kedokteran ataupun siapa saja yang mengikuti pembelajaran anatomi tersebut.

"Saya kira setiap perguruan tinggi kedokteran itu mempunyai mekanisme dalam menegakkan etik dan disiplin. Saya yakin UNPRI Medan memiliki itu, bahwa kemudian mahasiswa tersebut tidak seharusnya memfoto, memviralkan, saya rasa itu tidak layak dilakukan," ucapnya.

"Saya tidak mau langsung mengatakan itu melanggar yang jelas bahwa norma yang ada itu kan harus dijaga. Ia mencontohkan kalau media tidak diperkenankan mempublish korban yang penuh darah, begitu juga kode etiknya di kedokteran," katanya.

Melihat kasus temuan jenazah di UNPRI Medan, ia tidak bisa berkomentar karena ini sudah masuk di ranah pihak penyidik kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, UNPRI Medan memiliki Fakultas Kedokteran yang berdiri sejak tahun 2008. Dan di Fakultas Kedokteran tersebut memiliki beberapa laboratorium untuk menunjang proses belajar mengajar. Salah satu lab adalah Lab Anatomi atau ilmu urai. Di dalam Laboratorium Anatomi salah satu media belajar adalah kadaver yaitu tubuh manusia yang diawetkan.

Laboratorium Anatomi UNPRI terdapat 5 kadaver, dan 4 laki-laki dan 1 wanita, dan kadaver tersebut telah diadakan oleh rektor terdahulu Prof. DR. Jacobus Tarigan, DAAI, AAK. Ditanggapinya bahwa jenazah yang sudah disimpan sejak 2008 masih bisa digunakan untuk praktik jika pengawetannya baik.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT