News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Video Peragaan Asusila oleh Siswi, Sekolah Klaim Hanya Kejahilan Remaja, Disdikbud Lampung Sebut Bakal Dalami

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung bakal turun tangan terkait adanya dugaan pemaksaan untuk melakukan tindakan yang mengarah ke asusila di lingkun
Rabu, 6 Desember 2023 - 12:15 WIB
Tangkap layar seorang siswi SMA di Bandar Lampung memperagakan tindakan yang mengarah ke sikap asusila.
Sumber :
  • Tim tvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung bakal turun tangan terkait adanya dugaan pemaksaan untuk melakukan tindakan yang mengarah ke asusila di lingkungan sekolah di Bandar Lampung.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Tommy Efra mengatakan saat ini pihaknya sedang mendalami hal itu. "Hari ini kita dalami, sebelumnya beberapa informasi sudah kita himpun dari pemberitaan media," kata Tommy Erfa, Rabu (6/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan, pihaknya sedang melakukan konfirmasi seperti kepada korban, dan temannya hingga pihak sekolah. Jika didapat benar adanya perundungan mengarah ke asusila, Tommy mengatakan akan ada saksi tegas. Hal itu, katanya, tertuang dalam Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang jaminan kenyaman dalam proses pendidikan di sekolah.

Terpisah, pihak sekolah membantah adanya perlakuan tidak menyenangkan antar sesama pelajar di sekolahnya. Humas SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, Oktaviani Delasani mengatakan, perundungan itu tidak ada.

"Perundungan asusila itu tidak ada. Karena memang setiap hari itu biasa saja. Saya wali kelasnya (MU)," kata Oktaviani.

Hal itu, lanjut Oktaviani, berdasarkan keterangan siswa di kelas yang membantah terkait perundungan. Ia mengakui jika kakak korban beberapa hari lalu datang ke sekolah terkait aksi perundungan yang dialami MU.

"Kalau menurut saya, perundungan itu nggak ada karena memang setiap hari itu kami melihat dia ini biasa saja. Setiap saya masuk tanya ada yang ngejahilin atau nggak dan dia selalu jawab nggak ada," katanya.

Menurut Oktaviani, peristiwa yang disebut korban perundungan tersebut berawal ketika korban meminta tolong kepada temannya untuk merekam video saat ia berbicara dengan menggunakan bahasa Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada Rabu dan Kamis lalu, mereka ini baik-baik saja dan tetap berteman, artinya tidak ada apa-apa," ujar Oktaviani.

Oktaviani menjelaskan, pihaknya belum memeriksa CCTV untuk mencari bukti kasus perundungan tersebut. Oktaviani menegaskan pihak sekolah siap memediasi untuk menyelesaikan masalah itu. "Kalau dia mau di sekolah ini, kami welcome saja," pungkas Oktaviani. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT