News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Situasi Politik Mulai Memanas, Para Pendukung Saling Sindir di Media Sosial, Begini Kata Pengamat Politik

Pengamat Politik, Fernanda Putra Adela menyebut saling sindir para pendukung capres-cawapres adalah hal biasa. Bahkan, bagian dari proses dinamika politik. 
Jumat, 17 November 2023 - 09:51 WIB
Pengamat Politik, Fernanda Putra Adela
Sumber :
  • Ganda Syahputra/tvOne

Medan, tvOnenews.com - Situasi politik di Indonesia tengah menghangat jelang pemilihan umum (Pemilu) yang jatuh pada Rabu (14/2/2024) mendatang. 

Pasca partai politik mengumumkan pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) yang diusung mereka, masyarakat pun memilih mana paslon yang disukainya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak ayal, terjadi perbedaan pilihan capres-cawapres di tengah masyarakat dan pendukung

Akibatnya, pendukung yang berbeda dukungan itupun terjadi saling sindir di media sosial maupun ketika berinteraksi langsung. 

Menurut Pengamat Politik, Fernanda Putra Adela, saling sindir yang dilakukan para pendukung capres-cawapres adalah hal biasa. Bahkan, menurutnya, hal itu merupakan bagian dari proses dinamika politik. 

"Karena ini sebagian dari upaya menegaskan dukungan dari calon-calon. Penilaian di masyarakat pasti ada, untuk melihat mana yang mereka anggap itu sindiran, yang berkenaan dengan kandidat yang disindir, mana yang kemudian mereka anggap hanya gimmik," katanya, Kamis (16/11/2023). 

Baginya, fenomena antar pendukung yang saling sindir itu adalah hal biasa atau lazim terjadi. Menurutnya, tidak hanya terjadi di Indonesia saja saling sindir tersebut. 

"Yang pasti adalah pemilu kita ingin menekankan kontroversi, khususnya untuk capres dan cawapres. Itu kontroversi politik yang sudah natural, yang alami, sehingga kontroversi itu akan menghasilkan satu gagasan baru," ujarnya. 

Namun begitu, ia berpendapat, harapan masyarakat dalam konstelasi pemilu dapat berjalan dengan aman dan damai. 

"Sehingga para elit politik bisa menunjukkan sikap tanggung jawab konsuekuensi mereka di dalam lingkungan yang menjaga kamtibmas," katanya. 

"Pemilu itu melahirkan sebuah hasil yang memang menjadi representasi dari seluruh masyarakat Indonesia, karena kita sudah sepakat bahwasannya demokrasi akan menjadi pilihan di dalam sistem di negara kita," tutupnya. 

Fenomena saling sindir antar pendukung capres-cawapres memang terus terjadi saat pesta demokrasi. 

Bahkan tak jarang beberapa pendukung, memberi olokannya kepada kelompok yang berbeda dukungan. (gsa/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT