News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Cemburu, Pria di Langkat Tega Aniaya Istri dan Mertuanya

Kapolsek Pangkalan Brandan, Langkat. AKP Bram Chandra mengatakan bahwa peristiwa penganiayaan yang dilakukan pelaku tersebut dilaporkan oleh mertua laki-laki pelaku
Senin, 13 November 2023 - 16:38 WIB
Pelaku.
Sumber :
  • Taufik

Langkat, tvOnenews.com - Diduga terbakar api cemburu, seorang pria, S (27) warga Dusun V Aman Damai, Desa Harapan maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, tega menganiaya istri dan mertuanya hingga mengalami luka dan harus dirawat di rumah sakit, Sabtu (11/11/2023) sekitar pukul 19.30 WIB.

Sang istri, Nur Ngamalia (22) mengalami luka sobek di tangan sebelah kanan dan mertua atas nama Nuraini (46) mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Chandra mengatakan bahwa peristiwa penganiayaan yang dilakukan pelaku tersebut dilaporkan oleh mertua laki-laki pelaku, Suratman (50) yang pulang kerumah usai melaksanakan salat di masjid.

"Tindak pidana penganiayaan istri dan mertua ini dilaporkan mertua laki- laki pelaku S saat pelapor tiba dirumah dan rumah dalam keadaan ramai. Setelah masuk pelapor melihat istri dan putrinya sudah terkapar di lantai rumah dan bersimbah darah. Kemudian pelapor membawa ke dua korban kerumah sakit guna mendapatkan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pangkalan Brandan," ucap Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Chandra.

Lebih lanjut Kapolsek Pangkalan Brandan menjelaskan setelah menerima laporan, petugas kemudian memeriksa sejumlah saksi dan diketahui bahwa pelaku penganiayaan tersebut adalah suami dan menantu korban sendiri yang sudah melarikan diri.

“Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku penganiayaan tersebut adalah suami dan menantu korban dan kabur usai melakukan aksinya," jelas Kapolsek.

Setelah melakukan penyelidikan, lanjut AKP Bram Chandra, diketahui bahwa pelaku berada di daerah perkebunan Inti Rakyat (PIR)  Besitang dan langsung dilakukan pengejaran.

“Setelah mendapat informasi keberadaan pelaku, petugas langsung bergerak cepat hingga berhasil mengamankan pelaku S pada Minggu (12/11/2023) sekitar pukul 01.00 WIB beserta barang bukti sebilah parang," terang AKP Bram Chandra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat diamankan, pelaku juga sempat mengaku tega melakukan penganiayaan terhadap istri dan mertuanya karena motif cemburu dan kesal atas sikap mertuanya.

“Saat interogasi awal, pelaku mengaku cemburu dengan istrinya dan kesal atas sikap mertuanya sehingga dia khilap dan tega menganiaya keduanya dengan parang," tegas Kapolsek Pangkalan Brandan, AKP Bram Chandra.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT