News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembuatan Sertifikat Tanah Tak Kunjung Selesai, Puluhan Warga Oku Selatan Lapor Polisi

Muslimin salah satu warga desa yang juga merupakan koordinator lapangan mengatakan, dirinya beserta puluhan warga lainnya merasa tertipu lantaran telah mengeluarkan biaya untuk mengurus sertifikat tanah mereka.
Selasa, 10 Oktober 2023 - 14:50 WIB
Puluhan Warga Desa Bungin Campang Saat berada di SPKT Polres OKU Selatan
Sumber :
  • Andi

OKU Selatan, tvOnenews.com - Puluhan warga Desa Bungin Campang, Kecamatan Simpang Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (Okusel), Provinsi Sumatera Selatan mendatangi SPKT Polres OKU Selatan, lantaran merasa dirugikan akibat sertifikat tanah milik mereka tidak kunjung ada kepastian.

Muslimin salah satu warga desa yang juga  merupakan koordinator lapangan mengatakan, dirinya beserta puluhan warga lainnya merasa tertipu lantaran telah mengeluarkan biaya untuk mengurus sertifikat tanah mereka, namun sudah selama satu tahun lebih sertifikat tanah tersebut tidak kunjung diterima bahkan tidak ada kejelasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Per orang dipinta biaya bervariasi sekitar Rp400 ribu hingga Rp900 ribu, namun hingga saat ini tidak ada kejelasan kapan sertifikat kami akan keluar, jika ditotal keseluruhan sekitar Rp70 juta rupiah uang warga yang telah disetor," terang Muslimin saat membuat laporan di SPKT Mapolres OKU Selatan, Senin(9/10/2023).

Dia menjelaskan, awal mulanya pada bulan Maret 2022 lalu, salah seorang warga bernama Imron menyampaikan terkait program pemerintah dalam pembuatan sertifikat tanah yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) lantas warga pun mendaftarkan tanah mereka untuk mendapatkan sertifikat tanah dengan biaya yang disetor langsung.

"Kami percaya pak, setahu kami Imron ini merupakan orang dekat kepala desa kami. Ada sebanyak 90 warga yang ikut mendaftar untuk membuat sertifikat tanah, setelah kami menyetorkan uang kepada Imron hingga saat ini tidak ada kejelasan pak," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres OKU Selatan, AKBP Listiyono Dwi Nugroho melalui Kasat Reskrim Polres Oku Selatan, AKP Biladi Ostin membenarkan adanya laporan masyarakat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya benar, kami telah menerima laporan masyarakat terkait penipuan pengurusan sertifikat tanah, saat ini pihak kepolisian masih memeriksa beberapa saksi pelapor terkait kasus tersebut, yang pasti akan kami tindak lanjuti sesuai prosedural yang berlaku dengan mengikuti tahapan- tahapan yang ada," terang Kasat Reskrim Polres OKU Selatan, AKP Biladi Ostin.

Terpisah, Hendri selaku kepala desa Bungin Campang, Kecamatan Simpang Martapura, Kabupaten OKU Selatan menjelaskan, dalam kasus pengurusan sertifikat tanah milik warga tersebut tidak ada keterlibatan pemerintahan desa setempat, semua melalui pihak ketiga.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT