News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waketum Hanura Herry Lontung Jadi Tersangka Penipuan Rp 1,5 Miliar Terkait Status Akademi Kebidanan Matorkis

Polda Sumut menetapkan Waketum Hanura, Herry Lontung, sebagai tersangka penipuan Rp 1,5 Miliar terkait Status Akademi Kebidanan Matorkis Kota Padang Sidimpuan.
Kamis, 28 September 2023 - 12:17 WIB
Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan, tvOnenews.com - Polda Sumatera Utara (Sumut) telah mengambil tindakan hukum terhadap Wakil Ketua Umum Harian DPP Partai Hanura, Herry Lontung Siregar, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan sebesar Rp1,5 miliar. Kasus ini berhubungan dengan peningkatan status Akademi Kebidanan Matorkis di Kota Padang Sidimpuan yang dimiliki oleh Tetty Rumondang.

Irwansyah Putra Nasution, pengacara pelapor, memberikan kronologi penipuan yang dilakukan oleh tersangka kepada kliennya. Kasus ini berawal ketika korban ingin mengurus peningkatan status Akbid Matorkis menjadi sekolah tinggi ilmu kesehatan. Herry, yang memiliki hubungan saudara dengan korban, menawarkan bantuan untuk mengurus proses ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Irwansyah, kliennya memberikan uang sebesar Rp1,5 miliar kepada Herry untuk mengurus peningkatan sekolah tersebut. Uang tersebut diberikan korban melalui transfer sebesar Rp500 juta dan sisanya dalam bentuk tunai.

Beberapa waktu kemudian, Herry mengklaim bahwa proses peningkatan status sekolah sudah selesai. Tetty bahkan mengadakan acara syukuran untuk merayakan peningkatan status tersebut. Pada saat acara tersebut juga dihadiri oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah Sumut, namun L2Dikti mengungkapkan bahwa nomor registrasi yang diberikan oleh Herry palsu dan tidak terdaftar di L2Dikti.

Irwansyah menyatakan bahwa sebelum melaporkan ke polisi, korban telah meminta Herry untuk mengembalikan uang tersebut, namun permohonan tersebut tidak direspons. Akhirnya, korban melaporkan kasus ini kepada Polda Sumut pada tanggal 11 Agustus 2022.

Kombes Sumaryono, Direktur Kriminal Umum Polda Sumut, mengonfirmasi bahwa Herry Lontung telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini sejak tanggal 25 September 2023. Sumaryono menjelaskan bahwa Herry melakukan penipuan dengan modus membantu pengurusan peningkatan status sekolah dari Akademi Kebidanan Matorkis menjadi sekolah tinggi ilmu kesehatan. Total kerugian yang dialami korban adalah Rp1,5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku, menurut Sumaryono, memberikan nomor registrasi palsu kepada korban yang tidak terdaftar di L2Dikti. Meskipun korban meminta pengembalian uang, Herry tidak mengembalikan uang tersebut.

Kasus ini menimbulkan dampak serius pada Wakil Ketua Umum Harian Partai Hanura, Herry Lontung Siregar, yang memiliki sejarah panjang dalam dunia politik. Dengan profilnya yang mencakup peran politik dari tahun 2000-an hingga saat ini, kasus ini mengguncang dunia politik.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT