News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bobby Nasution Tanggapi Kontroversi Guru SMP 15 Medan: Periksa Semua Pihak Terkait

Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution, memberikan tanggapan terkait seorang guru SMP 15 Medan yang mengaku diintimidasi dan gajinya ditahan oleh kepala sekolah.
Rabu, 20 September 2023 - 17:38 WIB
Walikota Medan, Bobby Nasution.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Ahmidal

Medan, tvonenews.com - Wali Kota Medan, Bobby Nasution, memberikan tanggapannya terkait video viral yang melibatkan seorang guru SMP Negeri 15 Medan yang mengaku diintimidasi dan gajinya ditahan oleh kepala sekolah.

Menantu Presiden Jokowi ini menyatakan bahwa seluruh pihak terkait dalam kasus ini harus diperiksa, termasuk guru yang bersangkutan. Informasi yang diterima oleh Wali Kota adalah bahwa guru tersebut jarang masuk ke sekolah karena lebih memilih mengajar di sekolah swasta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah meminta agar semuanya diperiksa, baik kepala sekolah maupun guru," ungkapnya pada Rabu (20/09/2023), setelah menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa ke-118 di Lapangan Benteng.

Bobby Nasution juga mendapat laporan bahwa oknum guru tersebut juga mengajar di sekolah swasta.

"Dia adalah ASN yang mengajar di SMP Negeri 15, tapi saya mendapatkan informasi bahwa dia jarang masuk, lebih memilih mengajar di SMP swasta," tambah Bobby Nasution.

Oleh karena itu, Bobby Nasution menekankan pentingnya pemeriksaan terhadap oknum guru ini.

"Jika terbukti ada pelanggaran disiplin berat, maka harus ada hukuman yang setimpal. Karena dia telah meninggalkan tugasnya di SMP Negeri tersebut. Ini bukan hanya karena video viralnya saja yang harus diperhatikan," tegasnya.

Bobby Nasution juga menyoroti bahwa cara kepala sekolah memberikan hukuman mungkin tidak tepat, namun dasar hukuman tersebut juga perlu dihargai.

Sebelumnya, seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di SMP Negeri 15 Medan mengaku tidak menerima gaji dan diduga diintimidasi oleh kepala sekolah. Beberapa guru lainnya juga mengeluh dan menangis histeris karena merasa ditekan oleh kepala sekolah. Video yang menunjukkan kondisi para guru ini telah menjadi viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rekaman video tersebut, terlihat seorang guru memegang beberapa amplop sambil menangis dan mengeluhkan surat panggilan yang dianggapnya tidak berdasar. Tidak hanya itu, beberapa guru yang berada di ruangan yang sama terlihat sangat tertunduk dan menangis histeris.

"Kami para guru di SMP 15 seperti ini, merasa ditekan. Kami diintimidasi secara mental, dipanggil satu kali, panggilan kedua, semuanya terasa tidak adil. Panggilan pertama saja tidak berdasar, panggilan kedua juga begitu," ucap salah satu guru dalam video yang dilihat oleh tvonenews.com pada Senin (18/09/2023).

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT