News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kantor Partai Politik di Kota Sungai Penuh Dijadikan Lokasi Pesta Sabu, 2 Tersangka Ditangkap

Kantor Partai Politik Perindo di Jalan Muradi Kota Sungai Penuh Jambi menjadi sorotan setelah 2 tersangka pecandu narkotika ditangkap oleh aparat kepolisian.
Kamis, 14 September 2023 - 13:03 WIB
Dua orang pecandu Narkotika warga Kelurahan Dusun Baru ditangkap Satresnarkoba Polres Kerinci.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Arizal

Sungai Penuh, tvonenews.com - Kantor Partai Politik Perindo Kota Sungai Penuh menjadi pusat perhatian ketika dua orang pecandu narkotika, dengan inisial MK dari Koto Keras (seorang residivis yang baru saja bebas dari tahanan selama 3 bulan) dan seorang lagi dengan inisial M dari Kelurahan Dusun Baru, ditangkap oleh petugas Satresnarkoba Polres Kerinci. Penangkapan ini berlangsung di Jalan Muradi, tepatnya di kantor salah satu partai politik di Kota Sungai Penuh.

Menurut informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, penangkapan kedua pecandu narkotika ini dipicu oleh laporan dari masyarakat yang mencurigai aktivitas mereka yang sering masuk dan keluar dari Kantor Partai Politik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil penyelidikan dan pengintaian, petugas berhasil menangkap keduanya dan menyita barang bukti berupa 15 paket sabu serta uang tunai sebesar Rp625 ribu, yang diduga berasal dari penjualan sabu. Kedua tersangka kemudian dibawa ke Markas Polres Kerinci untuk pemeriksaan lebih lanjut guna pertanggungjawaban atas perbuatannya.

Ada indikasi bahwa Kantor DPD Perindo Kota Sungai Penuh yang terletak di Jalan Muradi Koto Keras digunakan sebagai tempat untuk pesta sabu. Hal ini diperkuat oleh penemuan alat hisap jenis bong di dalam kantor tersebut saat penggeledahan dilakukan pada saat penangkapan.

Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda Rahadian SIK, MIK, melalui Kanit II Satresnarkoba IPDA Dafa Noya STrK, membenarkan penangkapan kedua terduga pengedar sabu beserta barang bukti dan alat hisap yang ditemukan di kantor partai politik tersebut.

"Selain menemukan barang bukti berupa 15 paket sabu dan uang sebesar Rp625 ribu, kita juga melakukan penggeledahan dan menemukan alat hisap bong di dalam kantor," ungkap IPDA Dafa Noya STrK.

Terkait penangkapan dua pengedar sabu di dalam rumah yang dijadikan kantor partai politik Perindo, Ketua DPD Perindo Kota Sungai Penuh, Pusri Amsi, memberikan tanggapan. Pusri, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Sungai Penuh, mengakui bahwa ia baru mendapatkan laporan dari Sungai Penuh mengenai penangkapan dua orang oleh polisi. Namun, ia menjelaskan bahwa kedua tersangka bukanlah kader Partai Perindo, melainkan orang luar yang masuk ke kantor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT