News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kawanan Pencuri di Toko Pakaian Pringsewu Ternyata Terlibat Pencurian di Beberapa Lokasi Lain

Kawanan Pencuri di Toko Pakaian Pringsewu Ternyata Terlibat Pencurian di Beberapa Lokasi Lain
Minggu, 10 September 2023 - 09:07 WIB
pelaku pencurian modus mengutil yang ditangkap aparat kepolisian Polres Pringsewu saat kabur usai aksinya kepergok pemilik toko pada Jumat (8/9/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne / Pujiansyah

Pringsewu, tvOnenews.com - Tiga pelaku pencurian modus menguntil yang ditangkap aparat kepolisian Polres Pringsewu saat kabur usai aksinya kepergok pemilik toko pada Jumat (8/9/2023) ternyata kawanan spesialis pencurian.


Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, diketahui ketiga pelakun ini sudah beberapa kali melakukan aksi serupa. Tak hanya di Pringsewu, mereka juga melakukan di wilayah Bandar Lampung dan juga di daerah pasar Gisting, Tanggamus.

"Sebelum beraksi di wilayah Sukoharjo, mereka mengaku baru saja melakukan aksi serupa di wilayah Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus dan tidak menutup kemungkinan di beberapa wilayah lain," kata Iptu Maulana Rahmat Al Haqqi, Kasat Reskrim Polres Pringsewu, Sabtu (10/9/2023).

Iptu Maulana menjelaskan, para pelaku ini memang sudah merencanakan secara matang aksi yang akan mereka lakukan. Bahkan untuk mempermudah aksi, mereka sampai merental 1 unit kendaraan roda empat.

Dalam aksi pencurian, para pelaku menyasar toko yang sedang ramai, dengan modus memesan sejumlah pakaian yang ukuranya tidak terpajang di toko. "Lalu saat karyawan toko lengah karena sedang mencari pesanan mereka, lalu para pelaku mengambil sejumlah pakaian dan membawanya ke dalam mobil yang mereka bawa," jelasnya.

Ia menyebut, dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menyita barang bukti, 22 potong pakaian berbagai jenis, 3 potong jilbab, 1 buah tas dan 1 unit mobil. "Barang bukti pakaian ini merupakan hasil mencuri di sejumlah tempat," bebernya.

Kasat mengungkapkan jika salah satu pelaku pencurian, NS, juga pernah ditangkap polisi dalam kasus serupa di wilayah bandar Lampung. Ia juga mengungkapkan motif para pelaku nekat mencuri lantaran terdesak kebutuhan membayar hutang.

"Barang hasil mencuri ini rencananya akan dijual dan uangnya akan dipergunakan untuk membayar angsuran hutang," ungkapnya.

Lebih lanjut, ketiga tersangka telah dilakukan penahanan di rutan Polres pringsewu. Mereka dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian. “dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.” Tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga warga bandar Lampung yang terdiri dari seorang pria, Roh (30) dan dua Wanita EA (44) dan NS (38) ditangkap aparat kepolisian Polres Pringsewu atas dugaan terlibat kasus pencurian modus mengutil.

Dua pelaku diamankan di jalan Raya Gadingrejo saat berupaya kabur usai aksinya kepergok pemilik toko pakaian di wilayah Sukoharjo. Sementara satu pelaku diamankan di TKP pencurian karena ditinggalkan dua rekanya yang kabur.

Sebelum ditangkap Polisi dua pelaku yang kabur dengan menggunakan mobil warna ini sempat dikejar masa. Kendaraan juga mengalami kerusakan di beberapa bagian akibat terkena lemparan warga yang berupaya menghentikanya.

Mereka ditangkap setelah ketahuan mengutil baju di toko pakaian milik korban, Sahrul rahmat (39) di pekon Pandansurat, Sukoharjo Pringsewu pada Jumat siang (8/9/2023) sekira pukul 14.00 Wib. Dalam pencurian tersebut pelaku berhasil mencuri 4 potong pakaian seharga Rp. 600 ribu. (Puj/Fhr)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT