GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Ibu Selamatkan Anak Gadisnya yang Dijadikan PSK di Jakarta, Dipaksa Layani 3 Pria Tiap Malam

Gadis remaja berinisial SP asal Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah ini diduga dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) di salah satu hotel di Jakarta Barat.
Senin, 4 September 2023 - 15:20 WIB
Orang tua dari gadis berusia 16 tahun asal Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, diduga menjadi korban perdagangan orang dengan bekerja sebagai PSK di Jakarta Barat.
Sumber :
  • Pujiansyah/tvOne

Lampung, tvOnenews.com - Seorang gadis remaja berusia 16 tahun asal Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Gadis remaja berinisial SP ini diduga dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) di salah satu hotel di Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban berhasil kabur setelah bekerja selama tiga bulan, dengan dibantu oleh kerabat orang tuanya. 

Dalam sehari, korban dipaksa melayani lelaki hidung belang sebanyak 3 kali.

Curiga dengan kepergian anak sulungnya yang tidak ada kabar, seorang ibu bernama Sanis melaporkan anaknya jadi korban TPPO ke Polres Lampung Tengah. 

Anaknya tersebut berangkat kerja karena hendak membantu perekonomian keluarga.

"Pamitannya mau kerja. Tapi, sama saya belum dibolehin soalnya baru lulus kemarin. Pikiran saya sebagai orang tua terbaik buat anak untuk sekolah dulu. Tapi, ternyata anaknya melihat kondisi orang tua nggak mampu. Bapaknya sakit-sakitan. Jadi, pikiran anak saya mungkin mereka pengen bantu orang tua. Tapi, ternyata dia udah dijemput sama Travel," kata Sanis, kepada tvOnenews.com, saat ditemui di kediamannya Senin (4/9/2023).

Awalnya, kata Sanis, anaknya itu berpamitan mau kerja di rumah tetangga. Ternyata anaknya dijemput sebuah mobil yang diduga penyalur.

"Nah begitu giliran saya pulang ke rumah shalat Isya. Kira-kira jam 08.00 saya keluar lagi habis shalat Isya udah nggak ada. Sudah berangkat," jelasnya.

Kemudian, siang harinya sang ibu menelepon pihak travel yang membawa anaknya.

"Sudah nyampe mana mas. Sudah nyampe Jakarta bu. Anak saya udah kerja belum. Sudah, tapi bukan aku yang masukin. Kok bisa, bukan kamu yang masukin. Iya aku cuma naruh doang. Kamu bawa orang kok nggak tanggung jawab. Setelah berkomunikasi besoknya udah mati kontak sudah nggak bisa di kontak lagi," ungkap Sanis dalam percakapan dengan sopir travel.

Setelah tidak bisa dihubungi lagi, Sanis merasa nggak enak pikiran. Sebab setiap menghubungi anaknya, setiap malam selalu berisik di tempat kerjanya hingga jam 12 malam dan jam 01.00 dini hari belum tidur.

"Saya WhatsApp, katanya sibuk. Saya telpon katanya sibuk. Kerja apaan, namanya orang tua pikirannya nggak jelas. Saya telepon, dia cuman ngomong kerja di resto," terangnya.

Sanis pun tidak mempercayai ucapan anaknya itu yang menyampaikan kalau anaknya itu bekerja di sebuah restoran sehingga membuat kecurigaannya bertambah.

Kemudian, seorang laki-laki yang mengaku sebagai pacar anaknya itu menghubunginya dan memberitahu keberadaan anaknya.

Sanis pun bertanya kepada laki-laki tersebut terkait pekerjaan anaknya itu dan meminta tolong untuk mencari tahu keberadaan anaknya.

"Kamu tahu nggak kerjaan anak ibu. Kalau tahu tolong buntutin, tolong selidikin di mana masuknya, di mana keluarnya, kemana pulangnya, ngontrak atau tinggal di mess. Kalau kamu nggak mau, awas kamu," tegasnya.

Karena permintaan pertolongan, pria tersebut akhirnya memberikan alamat tempat anaknya bekerja. Kemudian, meminta tolong kepada sopir travel untuk menjemput anaknya.

"Ngasih alamatnya, katanya kerjanya disini. Kemudian, saya hubungi travel langganan saya yang biasa saya kerja dulu. Namun, sopir travel tidak berhasil menjemput anaknya," tuturnya.

Karena mendengar cerita bahwa anaknya tidak jelas bekerja, kemudian ia berusaha untuk meminta pertolongan kepada saudara dan kerabatnya. 

Kemudian, bersama saudaranya mendatangi ke pihak kepolisian untuk melaporkan tindak pidana perdagangan orang.

"Saya minta tolong, ternyata mas travel itu nggak bisa ngambil. Saya kesana, nangis-nangis dengar kabar anak saya kerjanya nggak jelas. Saya nangis, terus dikasih tahu sama Mas Yudi terus dihubungin Marno. Pokoknya, bisa enggak bisa saya minta tolong gimana caranya Bapak Marno tolong. Dan lapor ke pihak kepolisian," terangnya.

Hal senada dikatakan Marno, kerabat dari ibu korban yang awal mula mendapat informasi rekannya bahwa ada warga yang anaknya bekerja di sebuah hotel di Jakarta yang sudah tiga bulan tidak ada kabar.

"Jadi akhirnya saya sarankan sama orang tuanya sudah dilaporkan ke Polres Lampung Tengah. Karena ini terkait anak di bawah umur. Kemudian saya antar Ibu ini ke Polres buat laporan," ucapnya.

Setelah buat laporan, beberapa hari kemudian ibu ini selalu datang ke rumah menangis dan nggak mau makan kalau anaknya belum pulang.

"Jadi, saya selaku orang yang diminta tolong sama ibunya jadi bingung. Akhirnya saya ada timbul ada ide-ide seperti itu jadi datanglah ke Jakarta," beber Marno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah tiba di Jakarta, korban pun dihubungi ke nomor handphone yang didapatkan dari kawannya. Melalui aplikasi miChat, korban dapat dihubungi sedang bekerja di salah satu hotel di Jakarta Barat.

"Akhirnya, kita adakan janjian ketemu di depan pos polisi di wilayah Jakarta. Setelah beberapa jam, korban datang dan dikawal sama Bodyguard. Langsung kita ambil tindakan untuk membawa kontak motor tersebut dan kita amankan di pos polisi untuk dibawa pulang ke Lampung," tandasnya. (puj/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT