News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

El Nino Mengakibatkan Kekeringan Luar Biasa di Sungai Musi

El Nino menyebabkan Sungai Musi kering di Musi Banyuasin. Terbentuknya 'Pantai Bongen' dari pasir di dasar sungai menjadi daya tarik wisata saat musim kemarau.
Kamis, 24 Agustus 2023 - 11:17 WIB
Pantai Bongen Sungai Musi kering dilanda El Nino.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puja

Musi Banyuasin, tvOnenews.com - Fenomena langka telah terjadi di Musi Banyuasin (MUBA) akibat kemarau yang diperparah oleh El Nino, mengakibatkan Sungai Musi, sungai terpanjang di Sumatra Selatan, mengering di wilayah Sekayu, Musi Banyuasin.

Kekeringan luar biasa ini telah mengakibatkan terbentuknya luas pasir di dasar sungai Musi yang sekarang tampak jelas dan membentang. Fenomena semacam ini terjadi setiap tahunnya saat musim kemarau panjang tiba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terutama menjelang senja atau sore hari, area ini di kawasan Sekayu ramai dikunjungi oleh warga baik dari Musi Banyuasin maupun daerah sekitarnya. Tempat ini telah menjadi tujuan wisata dadakan yang dikenal dengan sebutan "Pantai Bongen," yang secara harfiah mengacu pada pantai pasir.

Iskandar, seorang warga Sekayu, menjelaskan, "Kejadian langka ini, di mana Sungai Musi mengering dan terlihat lahan pasirnya, telah berlangsung hampir satu bulan. Setiap sore menjelang senja, tempat ini ramai dikunjungi oleh warga. Bagi kami warga Sekayu, wisata tahunan ini disebut sebagai 'keajaiban' sungai Musi yang mengering."

Sementara itu, Edi Haryanto, Camat Kecamatan Sekayu, berpendapat bahwa wisata Pantai Bongen adalah destinasi indah yang dapat dinikmati oleh warga Musi Banyuasin. Fenomena "bingen" atau pasir ini muncul setiap tahun saat musim kemarau panjang.

"Kehadiran wisata Pantai Bongen ini memang merupakan suatu keajaiban alam dan telah menjadi daya tarik tersendiri bagi Kabupaten Muba. Hal ini memungkinkan warga, khususnya di Musi Banyuasin, untuk menyaksikan langsung fenomena langka ini. Beberapa warga bahkan menikmati wisata ini dengan bermain di pasir atau mandi di 'bingen.' Kami juga mengingatkan seluruh pengunjung untuk tetap berhati-hati, mengingat arus Sungai Musi yang cukup deras," kata Camat Sekayu pada hari Kamis (24/8/2023).

(pka/fna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT