News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Pria Bertopi Rusak Kaca Mobil dengan Batu di Tegineneng Lampung, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

Seorang pria terlibat cek cok bahkan melakukan pengrusakan mobil berpenumpang lebih dari 3 orang, yang menggunakan batu seukuran tangannya tersebar di media sosial
Senin, 21 Agustus 2023 - 17:02 WIB
Tangkap Layar Pria Rusak Kaca Mobil dengan Batu
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Pesawaran, tvOnenews.com - Seorang pria terlibat cek cok bahkan melakukan pengrusakan mobil berpenumpang lebih dari 3 orang, yang menggunakan batu seukuran tangannya tersebar di media sosial.

Video berdurasi 1 menit lebih itu, menayangkan aksi garang pria bertopi berkaos putih meminta pengemudi membuka mobil bahkan ia terus menggedor kaca mobil, membuat penumpang ketakutan tersebar luas, sehingga menjadi perbincangan banyak masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi pengrusakan itu direkam menggunakan kamera telepon seluler dari dalam mobil yang kini diketahui terjadi pada Jumat, (18/8/2023) di Jalan Raya Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Belum diketahui jelasnya sebab perdebatan hingga terjadi aksi perusakan tersebut, namun sang penumpang di dalam mobil berusaha menghubungi seseorang untuk meminta bantuan sebab merasa terancam. Sejumlah netizen geram atas aksi pria tersebut.

Pelaku bernama Robi Irawan (27), warga Desa Kejadian, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Kapolsek Tegineneng AKP Timur Irawan mengatakan, pelaku diduga berniat melakukan pemalakan sekaligus pengrusakan mobil yang dikemudikan Solahudin (22), warga Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu.

Peristiwa itu terjadi tepatnya di depan eks pabrik PT Parindo, Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Jumat (18/03/2023) sekitar pukul 15.30 WIB.

"Korban berangkat rombongan dari Pringsewu menuju Bandarjaya, Lampung Tengah, mengendarai Daihatsu Xenia dengan nopol B-1874-KKS," kata AKP Timur Irawan, Senin (21/8/2023)

Tiba di Jalinsum Desa Kejadian, pelaku mengejar dari belakang menggunakan motor Honda Beat dan menyalip dari sebelah kiri. Saat itu, sempat terjadi sedikit senggolan, tapi pelaku tidak sampai jatuh dan mobil pun tetap melaju.

Pelaku akhirnya berhasil menghentikan mobil korban dan sempat melakukan pengrusakan dengan cara menendang bodi kanan dan kiri. Tak ingin pelaku berbuat lebih jauh, korban pun terpaksa keluar dari mobil.

"Sambil marah-marah, pelaku berdalih minta ganti rugi sebesar Rp600 ribu, karena motornya sudah disenggol korban," beber Kapolsek.

Korban minta maaf dan menawar Rp200 ribu, tapi ditolak. Korban kembali menawar Rp500 ribu, dan pelaku tetap meminta Rp600 ribu.

Korban pun mengalah dan terpaksa memberikan uang Rp600 ribu, namun kemudian melaporkan permasalahan tersebut ke Mapolsek Tegineneng. Selanjutnya polisi menangkap pelaku pada Sabtu (19/08/2023) sekitar pukul 20.00 WIB.

Sementara itu Robi Irawan, mengaku apa yang diperbuatnya salah apalagi sampai menggedor kaca mobil, karena dirinya terbawa emosi.

"Assalamualaikum WR WB, saya Robi selaku orang yang melakukan pengrusakan mobil pada hari Jumat, 18 Agustus 2023, sekitar jam 16.00 WIB di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng. Meminta maaf kepada korban," kata dia.

Lanjut kata Pria yang menyebut namanya Robi itu, juga mengaku akan mengganti kerusakan akibat yang dilakukannya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT