News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BKSDA Sumut Musnahkan 13 Barang Bukti Satwa Dilindungi yang Diawetkan

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara (Sumut) musnahkan 13 satwa dilindungi yang sudah diawetkan (opsetan) di halaman Kantor Lingkungan
Kamis, 10 Agustus 2023 - 16:26 WIB
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara (Sumut) memusnahkan barang bukti satwa dilindungi.
Sumber :
  • Tim tvOne/Ahmidal Yauzar

Medan, tvOnenews.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara (Sumut) musnahkan 13 satwa dilindungi yang sudah diawetkan (opsetan) di halaman Kantor Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara Jalan Sisingamngaraja, Kota Medan, Kamis (10/8/2023).

Hewan dilindungi yang dimusnahkan ini merupakan hasil dari penyerahan sukarela masyarakat dan penyitaan petugas BKSDA dan Balai Gakkum Sumut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun 13 jenis barang bukti yakni 2 lembar kulit harimau, 1 opsetan Harimau Sumatera (panthera tigris), 1 opsetan rangkong, 5 opsetan tanduk rusa, 5 opsetan penyu sisik, 44 lembar kulit harimau berbagai ukuran, 2 kulit harimau ukuran 10 sentimeter, sisik tenggiling 15,5 Kg, 317 kulit ular gendang (Python Brongersmai) 317 dan 38 lembar kulit ular sanca batik (Python Reticulatus) dan 1 bungkus kulit harimau potongan kecil.

Ketua BKSDA Sumut, Rudianto Saragih, mengatakan pemusnahan satwa dilindungi merupakan barang bukti hasil penyitaan penegakan hukum Balai Besar KSDA Sumatera Utara bersama Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Wilayah Sumatera dari tahun 2015 sampai 2022.

“Di luar dari yang dimusnahkan ini masih terdapat beberapa barang bukti yang masih belum proses hukum seperti 285 Kg sisik tenggiling," kata Rudi Saragih.

Rudi Saragih menjelaskan, selain mencegah konflik harimau, tugas berat BKSDA Sumut adalah menyelamatkan dan melestarikan harimau yang telah dievakuasi.

"Untuk Sumut sendiri kita sudah ada pemetaan lokasi-lokasi konflik, per tahun ini kita sudah melakukan survei hampir 59 green di mana harimau yang memiliki habitat kelayakan untuk dilepasliarkan. Jadi tugas kita yang paling berat itu bagaimana mencegah konflik agar menyelamatkan harimau di dalam, kemudian yang sudah kita evakuasi itu kita selamatkan," jelas Rudi Saragih.

"Hasil survei kami pertama itu banyak ditemukan perangkap, kedua yang mengkhawatirkan itu banyak masyarakat yang tidak menerima keberadaan harimau tersebut, susah di Sumut ini," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BKSDA Sumut mengimbau agar masyarakat memahami Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya yang melarang memelihara satwa atau hewan liar dilindungi yang diatur dalam Pasal 21 Ayat 2. (ayr/wna)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT