News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkot Medan Lakukan Vaksinasi Hewan Antisipasi Penyakit Rabies

Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan di wilayah setempat untuk mengantisipasi wabah penyakit rabies.
Rabu, 26 Juli 2023 - 15:08 WIB
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan, pertanian dan Perikanan melakukan suntik vaksinas terhadap hewan peliharaan di Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (26/7/2023). (ANTARA/M Sahbainy Nasution)
Sumber :
  • Antara

Medan, tvOnenews.com - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan di wilayah setempat untuk mengantisipasi wabah penyakit rabies.

“Agenda vaksinasi sebenarnya memang tugas rutin karena fokus kita di Kecamatan Medan Tuntungan, sebab kawasan ini memiliki populasi terbanyak hewan penularan rabies (HPR) seperti anjing, kucing dan kera," ujar Medik Veteriner Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan Dokter hewan Dara Keumala di Medan, Rabu (26/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, kegiatan ini juga karena adanya permintaan dari kelurahan untuk melakukan vaksinasi di wilayah setempat untuk antisipasi penularan rabies.

“Dalam dua hari ini, sudah ada 200 dosis vaksinasi yang disuntikkan terhadap hewan peliharaan masyarakat tersebut. Mungkin saja, vaksinasi ini akan bertambah mengingat hewan peliharaan di Kecamatan Tuntungan populasi terbanyak di Kota Medan," ucap Dara.

Tercatat, kata Dara berdasarkan data populasi HPR kecamatan hewan peliharaan yang belum mendapatkan vaksin di Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan banyak 460 ekor.

“Sementara untuk seluruh wilayah Kota Medan data tahun lalu sekitar 15.000 ekor. Bisa dikatakan Kecamatan Medan Tuntungan ini cukup banyak hewan peliharaan masyarakat tersebut," ucapnya.

Dikatakannya, suntik vaksinasi rabies untuk mengantisipasi penularan rabies ini rutin digelar di Medan karena rabies ini endemik maka dari itu terus dibasmi, dan juga ini merupakan program Kementerian Pertanian untuk pembebasan wabah rabies setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pemilih hewan peliharaan, Albert Ginting menyambut adanya vaksinasi dalam pencegahan rabies ini dan lainnya. Menurutnya kegiatan ini sangat membantu dalam pencegah penyakit tersebut.

“Saya berharap agenda ini terus dilakukan per periode ini terus berjalan enam bulan atau satu tahun sekali," kata Albert. (ant/nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT