News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sumut Minta Pengerjaan Proyek Lampu "Pocong" Diproses Hukum, Ini Kata Bobby Nasution

Pasca Ketua Ombudsman  RI perwakilan Sumut bersuara soal proyek lampu "Pocong", yang diminta diproses hukum dengan meminta APH dan KPK turun menangani, Walikota Medan, M Bobby Affif Nasution ikut memberikan pernyataan.
Selasa, 25 Juli 2023 - 18:01 WIB
Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sumut Minta Pengerjaan Proyek Lampu "Pocong" Diproses Hukum
Sumber :
  • Tim Tvone/Yoga

Medan, tvOnenews.com - Pasca Ketua Ombudsman  RI perwakilan Sumut bersuara soal proyek lampu "Pocong", yang diminta diproses hukum dengan meminta APH dan KPK turun menangani, Walikota Medan, M Bobby Affif Nasution ikut memberikan pernyataan. 

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebut pengembalian uang proyek gagal lampu pocong di Kota Medan senilai Rp 21 miliar belum lunas. Sejauh ini, para kontraktor baru membayar 50 persen lebih, meski ia tidak menyebutkan secara rinci jumlah uang yang sudah dikembalikan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang lampu mana ni. Ohhh yang lampu…pocong, saya dapat info dari Dinas PU dan SDM BK sudah ada (kontraktor) yang membayar lunas, tapi masih ada (juga) yang belum. Untuk perusahan yang sudah membayar lunas sesuai kesepakatan silahkan dibongkar. Kalau perusahaan meminta pihak kita yang membongkarnya harus ada surat pernyataan,” ujar Bobby kepada wartawan usai melaunching kendaraan patroli Kepolisian yang berfitur canggih di Mako Polda Sumut, Senin (24/7/2023).

Di situ, Bobby juga tidak menyebutkan, perusahaan mana yang belum lunas mengembalikan uang sesuai keputusan yang sebekumnya disebutkannya telah disepakati.

Namun, kini dia meminta aparat penegak hukum (APH) untuk turun tangan menindaklanjuti persoalan ini. 

"Saya serahkan kepada APH (Aparat Penegak Hukum) sesuai yang saya katakan, yang kami sepakati, yang belum lunas silahkan ini APH, hari ini silakan boleh masuk.

"Untuk nilai nominalnya, saya kurang tahu pasti angkanya, yang pasti sepengetahuan saya di atas 50 persen. Silahkan cek ke ins ntansi terkait. Yang sudah ada surat pernyataannya kita bantu untuk bongkar. Kalau belum ada surat pernyataannya kita bongkar itu salah tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, Bobby Nasution menyebutkan pengerjaan proyek 1.700 lampu jalan mirip pocong bernilai Rp 25,7 miliar itu gagal. Menurut Bobby, ada beberapa indikator kegagalan proyek ini, mulai dari proses pengerjaan hingga pembelian material lampu yang tidak sesuai ketentuan.

Untuk itu, Bobby meminta para kontraktor yang mengerjakan proyek ini untuk mengembalikan uang Rp 21 miliar yang telah diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan. Bila tidak dikembalikan, Pemkot Medan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. (ysa/lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT