GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minimnya Siswa di Empat SD Negeri di Pali, Ini Penyebabnya

Empat SD Negeri di Pali minim siswa pada PPDB tahun 2023/2024, disebabkan lokasi terpencil dan jumlah penduduk yang sedikit. Sistem zonasi tidak berpengaruh.
Selasa, 25 Juli 2023 - 06:07 WIB
Salah satu ruangan kelas di SDN 16 Penukal.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Boris

Pali, tvOnenews.com - Beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan (Sumsel), menerima sedikit siswa saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024. Bahkan salah satu SD Negeri hanya menerima 5 siswa baru. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pali mengungkapkan masih ada empat SD Negeri yang mengalami minimnya siswa.

Pantauan tvOnenews.com, Senin (24/07/2023), dua SD Negeri di wilayah Kabupaten Pali diketahui memiliki sedikit siswa dan kondisi sarana serta prasarana yang kurang baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditemui Hendri Gunawan, Pelaksana Tugas Kepala SDN16 Penukal, yang berada di Dusun V, Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal, mengatakan sejak berdirinya sekolah pada tahun 2017, jumlah siswa masih terbilang sedikit. Hendri menyebutkan, hal ini disebabkan oleh jumlah penduduk yang minim di sekitar lokasi sekolah. Saat ini, SDN16 Penukal memiliki 40 orang siswa dan 10 orang tenaga pendidik. Gedung sekolah terdiri dari 3 ruangan dengan total 6 kelas, namun tidak memiliki ruangan khusus untuk para tenaga pendidik.

"Dalam sekolah kami, terdapat 10 orang guru, dengan 4 orang di antaranya adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan selebihnya adalah teknisi dan guru bantu. Kami memiliki 3 lokal kelas yang harus dibagi menjadi 6 kelas, sehingga tidak terpisah ruangnya. Kami hanya menerima 10 siswa baru tahun ini karena penduduk di Dusun V ini sedikit. Dulunya daerah ini dikenal sebagai Talang Nangka, namun sekarang penduduknya banyak yang sudah tua dan yang produktif usianya sedikit. Menurut kami, sistem zonasi sudah berjalan efektif." katanya.

Sedikitnya jumlah siswa baru juga diakui oleh Wagiyo, salah seorang tenaga pendidik di SDN 18 Talang Ubi, yang berada di Dusun I, Desa SukaMaju, Kecamatan Talang Ubi. Pada PPDB tahun 2023/2024 ini, pihaknya hanya mendapatkan lima orang siswa. Jumlah siswa di SDN 18 Talang Ubi saat ini mencapai 37 orang siswa, dan kondisi ini terjadi setiap tahunnya. Jumlah penduduk di desa dan kurangnya sarana dan prasarana di SDN 18 Talang Ubi dinilai menjadi salah satu faktor penyebab minimnya jumlah siswa.

"SDN 18 telah berdiri sejak tahun 1982. Bangunan gedung sekolah terdiri dari 4 lokal, dengan 3 lokal digunakan sebagai kelas siswa dan 1 lokal sebagai kantor guru. Jumlah seluruh siswa di sekolah kami pada tahun 2023 saat ini adalah 37 orang, dari kelas 1 hingga kelas 6 SD. Jumlah guru saat ini adalah 8 orang, dan ada 1 penjaga sekolah. Kami berharap pihak terkait dapat menambah ruang kelas baru untuk mengatasi kondisi lokasi yang kurang memadai ini, sehingga proses belajar mengajar dapat lebih fokus untuk setiap kelas, dan tidak ada lagi 2 kelas dalam 1 ruangan yang berisik dan saling mengganggu." ujarnya.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Pali, Irwan Fauzi, mengungkapkan bahwa ada empat SD Negeri di Kabupaten Pali yang mengalami sedikit siswa. Menurutnya, sistem zonasi tidak berpengaruh terhadap minimnya siswa, melainkan lokasi sekolah yang terletak di daerah terpencil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini, ada 4 sekolah di Kabupaten Pali yang jumlah siswanya relatif sedikit, yaitu SDN 18 Talang Ubi, SDN 16 Penukal, SDN 17 Penukal, dan Sekolah Satu Atap (Satap) Talang Betung. Perlu kami informasikan bahwa sekolah-sekolah ini berada di daerah yang agak terpencil dengan jumlah penduduk yang sedikit. Pemerintah tetap memberikan perhatian khusus terhadap guru-guru dan sarana prasarananya. Pada tahun 2021, kami telah melakukan pembangunan untuk Sekolah Satap Talang Betung dan memberikan sarana belajar yang dibutuhkan. Selain itu, kami juga terus memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui APBN dan APBD Kabupaten Pali." ungkap Irwan Fauzi.

(bls/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama, Kapolda Sulsel: Laporan Awal Korban Meninggal Akibat Membenturkan Kepala

Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama, Kapolda Sulsel: Laporan Awal Korban Meninggal Akibat Membenturkan Kepala

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani buka suara laporan awal soal Anggota Polisi muda, Bripda DP yang meninggal dunia diduga dianiaya seniornya di
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Mendadak Ingin Buang Air Besar Setelah Buka Puasa, Normal atau Tanda Masalah Pencernaan?

Mendadak Ingin Buang Air Besar Setelah Buka Puasa, Normal atau Tanda Masalah Pencernaan?

Sering ingin BAB setelah buka puasa bisa jadi pertanda pencernaan sensitif. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya agar puasa tetap lancar.

Trending

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama, Kapolda Sulsel: Laporan Awal Korban Meninggal Akibat Membenturkan Kepala

Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama, Kapolda Sulsel: Laporan Awal Korban Meninggal Akibat Membenturkan Kepala

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani buka suara laporan awal soal Anggota Polisi muda, Bripda DP yang meninggal dunia diduga dianiaya seniornya di
Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT