News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Ungkap Penyebab Kecelakaan 2 Mobil di Jembatan Aek Sungai Hantu Tapteng

Kecelakaan lalu lintas ternyata sudah sering terjadi di Jembatan Aek Sungai Hantu, Lingkungan VI Pulo Pane, Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah
Jumat, 21 Juli 2023 - 07:57 WIB
Esteria Tarihoran menunjukkan lokasi kecelakaan
Sumber :
  • Tim TvOne/Syaren Situmorang

Tapteng, tvOnenews.com - Kecelakaan lalu lintas ternyata sudah sering terjadi di Jembatan Aek Sungai Hantu, Lingkungan VI Pulo Pane, Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.

Demikian disampaikan seorang ibu rumah tangga, Esteria Tarihoran (56) saat ditemui tvOnenews.com tak jauh dari lokasi jembatan tersebut, Kamis (20/7/2023) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seingat saya, sudah 50 kali lah dulu bilang (terjadi kecelakaan)," katanya.

Esteria pun mengungkapkan dugaan penyebab seringnya terjadi kecelakaan mobil yang terjun ke bawah Jembatan Aek Sungai Hantu tersebut, karena biasanya mobil melaju cepat, dan merupakan pendatang dari luar daerah yang tidak mengenal betul medan yang dilalui, apalagi kalau melintas saat malam dan dini hari.

"Mobil yang sering kecelakaan di sini datang dari sana (arah Kota Sibolga menuju Kota Barus) pas pula sedang hujan, jalan licin di tikungan jembatan ini, jatuh lah mobil nya ke sini ke sisi kiri jembatan ini. Begitu biasanya kecelakaan yang sering terjadi," jelasnya.

Esteria juga menyebut bahwa besi dan beton pembatas jembatan berukuran kecil yang sebelumnya ada di pinggiran jembatan tersebut sudah rusak dan habis dihantam mobil yang mengalami kecelakaan.

"Ada (pembatas jembatan) dulu, itu udah habis semua dihantam mobil. Tapi kan itu masih ada bekasnya," katanya.

Esteria mengaku saat kejadian ia dan keluarganya sedang tidak berada di rumah, namun mendapat kabar bahwa ada lagi kecelakaan mobil di Jembatan Aek Sungai Hantu ini.

"Cuma informasi lah yang kita dengar, ada lagi kecelakaan mobil di sini," ujarnya.

Ia kemudian menunjukkan beton pembatas jembatan yang masih ada di dekat jembatan tersebut, itu pun sudah mulai rusak.

"Inikan bekas jatuh juga. ditabrak mobil, hancur lah," kata Esteria.

Ibu rumah tangga ini pun berharap Pemerintah agar kembali membangun pembatas jalan di jembatan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

"Ia, kita harap begitu, dibangun lah lagi pembatas jalan di jembatan ini," pintanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Esteria juga mengungkapkan alasan nama jembatan tersebut dinamai Jembatan Aek Sungai Hantu.

"Karena dulunya sering nampak hantu di sini. Sampai sekarang pun masih. Kalau kita dekat, gak nampak. Mengganggu (hantu di jembatan tersebut) gak juga. Main mainnya kita di sini gak ada apa apa," tukasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT