News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Plt dan Plt Aktif Kadinkes, Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh Kejari Pali Terkait Dugaan Korupsi Dana BOK

Setelah memperoleh hasil perhitungan kerugian negara dari Inspektorat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumsel, tidak butuh waktu lama Kejaksaan Negeri
Selasa, 18 Juli 2023 - 10:52 WIB
Kasi Pidum, Kajari Pali, Kasi Intel, Press Release
Sumber :
  • Tim TvOne/Boris

Pali, tvOnenews.com - Setelah memperoleh hasil perhitungan kerugian negara dari Inspektorat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumsel, tidak butuh waktu lama Kejaksaan Negeri (Kejari) Pali, langsung menetapkan dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai tersangka.

Kejari Pali pada Senin (17/07/2023) Sore, menahan dua ASN terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan kegiatan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) tahun anggaran 2021. Kedua ASN tersebut yakni MD dan ZA, yang merupakan mantan Pelaksana Tugas (Plt) dan Plt Kepala Dinkes Kabupaten Pali yang masih aktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kejari Pali, Agung Arifianto, menyatakan bahwa sesuai hasil penyidikan kedua ASN telah memenuhi unsur ditetapkan sebagai tersangka. Terhitung sejak Mei 2023 lalu, Kejari Pali telah menyerahkan sejumlah dokumen bukti pertanggungjawaban dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada Inspektorat Kabupaten Pali. Berdasarkan laporan dari hasil audit perhitungan negara yang di peroleh, kerugian negara sebesar Rp410 juta, dari paguh anggaran sebesar Rp1,2 Miliar.

"Pihak kami dituntut katanya lamban dalam penanganan ini, jadi dapat kami jelaskan bahwa laporan pertanggungjawaban untuk BOK perjalanan dinas ini kan banyak sekali, dokumen nya itu hampir 28 kontainer. Jadi kami pilah satu per satu dalam menentukan mana saja yang benar-benar dilaksanakan dan mana yang fiktif. Dari situ ditemukan kerugian negara sebesar Rp410 juta, dari paguhnya RP1,2 miliar, hampir separuhnya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Inilah yang membuat kami lama dalam penanganan perkara ini, tapi Alhamdulilah hari ini selesai sudah melalui tahap selanjutnya yaitu penetapan tersangka, kemudian segera kami akan limpahkan pengadilan tipikor di palembang", ungkapnya.

Agung, juga menjelaskan terhadap pengelolaan dana BOK tahun 2021 tersebut, kedua tersangka sama-sama di posisi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Selanjutnya dilakukan pencairan, namun pada saat pelaksanaan kegiatan seolah-olah sesuai petunjuk teknis, padahal fiktif. Hingga 20 hari kedepan sembari menunggu jadwal sidang kedua tersangka ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Muara Enim.

"Terkait pengelolaan dana ini, karena dana itu fiktif tapi tetap dicairkan, namun uang itu tidak dipergunakan tidak untuk semestinya, nanti mungkin dipersidangan mungkin kita sama saksikanlah. Kedua tersangka ASN, yaitu MD ini Plt Kadis periode januari sampai dengan november 2021 dan ZA yaitu Plt yang sekarang masih aktif. Mereka berdua sebagai KPA, tapi penggunaan uang tadi atas izin dari beliau berdua itu", jelasnya (bls/haa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT