News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baliho Prabowo dan Jokowi Mejeng di Kota Medan, Pertanda Koalisi?

Baliho Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Presiden Joko Widodo mejeng di sejumlah ruas jalan Kota Medan.
Rabu, 12 Juli 2023 - 16:46 WIB
Baliho di sejumlah titik Kota Medan.
Sumber :
  • Ahmidal Yauzar

Medan, tvOnenews.com - Baliho Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Presiden Joko Widodo mejeng di sejumlah ruas jalan Kota Medan. 

Seperti yang terlihat di Jalan Simpang Ir Juanda, Kota Medan, Rabu (12/7/2023). Baliho berukuran besar ini tak hanya menampilkan wajah Prabowo dan Jokowi tetapi juga tampak wajah Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam baliho juga bertuliskan Prabowo Presiden, Gerindra Menang. Di samping itu juga terdapat desain Hari Ulang Tahun (HUT) ke-433 Kota Medan.

Selain itu, pada baliho juga memperlihatkan foto Wakil Ketua Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo.

Baliho ini pun memunculkan spekulasi di kalangan masyarakat, mungkinkah pertanda dukungan Presiden Jokowi kepada Prabowo Subianto pada pemilihan presiden 2024.

Ade Jona Prasetyo menerangkan baliho yang menyandingkan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi sebagai bentuk ucapan HUT Kota Medan. Di mana partai Gerindra sebagai partai pengusung Bobby Nasution pada Pilkada kota Medan 2021 lalu.

"Sebagai ucapan HUT Kota Medan aja, gak ada masalah, Pak Bobby kan sebagai Wali Kota, Pak Prabowo kan sebagai Menhan. Apalagi Gerindra sebagai partai pengusung di Pilkada Kota Medan," Kata Ade Jona saat diwawancarai melalui sambungan seluler.

Ade Jona juga mengatakan ada 10 baliho yang sama tersebar di beberapa titik ruas Kota Medan.

"Ya tidak terlepas juga baliho itu dari Hipmi juga ada, di situ saya juga sebagai Wakil Partai Gerindra Sumut. Ya berharap partai Gerindra ke depannya bisa unggul di Kota Medan," ucap Ade Jona.

Tak hanya Ade Jona, Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, juga turut memasang baliho berukuran besar di Kota Medan. Pada baliho tersebut, terlihat foto Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto bersama dirinya dengan bertuliskan “Sudah Saatnya”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dahnil menyatakan, dipasangnya baliho tersebut memiliki makna hubungan baik Jokowi dan Prabowo. Di mana sudah saatnya Prabowo Subianto menjadi pemimpin Republik Indonesia selanjutnya, dengan meneruskan kinerja baik yang telah dilakukan oleh Jokowi selama menjabat.

Ia juga mengatakan, foto tersebut juga sebagai bentuk restu dan dukungan yang diminta Prabowo Subianto kepada Jokowi selaku menteri yang sedang menjabat dan akan mencalonkan diri sebagai presiden. (ayr/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT