News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral di Medsos, Tersangka Perampokan Tunggal di Komplek Perumahan Brahrang Asri Binjai Ditangkap

Tersangka perampokan Chintya di Brahrang Binjai berhasil ditangkap di Aceh. Uang tunai dan ponsel hasil kejahatan disita. Korban mengalami kerugian Rp 25 juta.
Selasa, 11 Juli 2023 - 07:18 WIB
Tersangka perampok warga Perumahan Brahrang Asri Binjai yang viral di medsos berhasil ditangkap.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Taufik

Medan, tvOnenews.com - Indra Gunawan, tersangka perampokan Chintya di Kompleks Brahrang Asri, Kota Binjai yang viral di media sosial, berhasil ditangkap pada Senin dini hari (10 Juli 2023). Penangkapan dilakukan oleh Subdit III Jatanras dan Intelkam Polda Sumatera Utara dengan bantuan Polres Binjai. Tersangka ditangkap di lokasi pelariannya di Biruen, Banda Aceh. Dalam penangkapan ini, sejumlah barang bukti telah disita dan penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Saat ini, Indra Gunawan, tersangka perampokan, sedang menjalani pemeriksaan intensif di Subdit III Polda Sumatera Utara. Informasi yang diperoleh dari tvOnenews.com menyebutkan bahwa barang bukti yang disita termasuk sejumlah uang tunai dan satu unit ponsel merek Nokia yang diduga dibeli dari hasil kejahatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, petugas juga menyita uang tunai sebesar Rp 1 juta dari istri tersangka, Indra Gunawan.

"Benar, tim gabungan dari Subdit III Ditreskrimum dan Intelkam serta Polres Binjai berhasil menangkap tersangka di daerah Biruen, Aceh, pada Senin dini hari. Dari tangan istri tersangka Indra Gunawan, disita uang tunai sebesar Rp 1 juta yang diduga hasil kejahatan, serta sejumlah uang tunai lainnya dari tersangka dan satu unit ponsel," jelas Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi, pada Senin (10/7/2023).

Sebelumnya, seorang ibu rumah tangga bernama Chintya menjadi korban perampokan yang terjadi di Komplek Perumahan Brahrang Asri, Kota Binjai pada Selasa (4/7/2023). Pelaku beraksi pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Kejadian ini kemudian menjadi viral setelah terekam oleh kamera pengintai CCTV.

Saat kejadian, korban baru pulang kerja dan hendak masuk ke dalam rumahnya. Pelaku kemudian mendatangi korban dari belakang dan mengancam akan membunuh korban jika berteriak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku memaksa korban memberikan uang sebesar Rp 5 juta yang kemudian ditransfer dari rekening korban ke rekening yang disebutkan oleh pelaku. Selain itu, pelaku juga merampas iPhone 14 Pro milik korban, sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp 25 juta dan telah melaporkan kasus ini.

(ysa/fna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT