GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Edy Rahmayadi Ditanya Cara Berantas Begal di Medan, Gubernur Sumut: Tak Ada Pistol Aku Lagi

Akhir-akhir ini, media massa ramai memberitakan maraknya aksi begal di Kota Medan, Sumater Utara (Sumut). Bahkan, aksi begal yang dinilai masyarakat begitu sadi
Minggu, 9 Juli 2023 - 10:07 WIB
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi
Sumber :
  • tim tvone - ahmidal yauzar

Medan, tvOnenews.com - Akhir-akhir ini, media massa ramai memberitakan maraknya aksi begal di Kota Medan, Sumater Utara (Sumut). Bahkan, aksi begal yang dinilai masyarakat begitu sadis pun menuai komentar dari netizen, hingga elite politik Sumut. 

Seperti, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang begitu geram dengan aksi begal yang tak memiliki perikemanusian itu. Orang satu di Sumut itu katakan, jikalau aksi begal itu tak dihentikan, dirinya akan paksa menghentikannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau tak dihentikan, akan saya paksa menghentikan itu," kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi yang tengah viral di media sosial instagram belakangan dan dikutip tvOnenews dari instagram sipardalaninfo, Minggu (9/7/2023). 

Kemudian, saat disinggung soal caranya untuk menghentikan begal, Edy Rahmayadi aku dirinya memiliki kekuatan. 

tvonenews

"Eh, saya punya kekuatan, Satpol PP mau tak siapkan double stick," kata Edy Rahmayadi kepada awak media.

Namun, setelah orang nomor satu di Sumut itu menjelaskan cara memberantas begal. Edy Rahmayadi pun disinggung kembali tentang kekuatan begal yang menggunakan klewang atau sajam. Sementara, Edy Rahamyadi mau hadapi begal dengan Satpol PP yang menggunakan double stick.

"Double stick itu, nah kalau wartawan bawa lima klewang, kalah sama double stick, ya," katanya.

Lanjut disinggung tidak ada ruang bagi begal di Sumut, terutama kota Medan dan dianjurkan bicara dengan Kapolri untuk tembak di tempat bila ketemu begal. Dia katakan, tidak ada ruang bagi begal.

"Tak ada (ruang bagi begal). Tak ada pistol aku lagi. Tapi kalau Kapolda, nanti kita boleh usulkan," ujar Edy Rahmayadi. 

Selain itu, ditanya soal aksi begal tak terlepas dari narkoba, Edy Rahmayadi katakan, makanya jangan pakai narkoba. 

Kemudian, ditanya kembali soal apakah jumlah anggota Satpol PP Sumut cukup untuk atasi begal. Dia ungkapkan, bahwa dirinya akan membesarkan tim Satpol PP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini lah mau kubersarkan, (jangan pakai duble stick la pak, kasih la air soft gun?) Eee, menang itu pakai double stick itu. Kungfu itu tidak ada senjata," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT