News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TRAGIS! Bocah Kelas Dua SD Tewas Mengenaskan Diduga Pasca Dipukul Sejumlah Kakak Kelas

Ibrahim Hamdi alias Baim, bocah lucu berusia 8 tahun yang baru duduk di kelas dua Sekolah Dasar di Medan, Sumatera Utara tewas mengenaskan.
Rabu, 28 Juni 2023 - 18:24 WIB
Kapolsek Medan Kota Kompol Selvin Trimaningsih di rumah duka
Sumber :
  • Yoga Syahputra

Medan, tvOnenews.com - Ibrahim Hamdi alias Baim, bocah lucu berusia 8 tahun yang baru duduk di kelas dua Sekolah Dasar di Medan, Sumatera Utara tewas mengenaskan.

Diduga anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan suami istri Sugiarto dan Yusraini Boru Nasution ini tewas mengenaskan pasca dianiaya sejumlah teman satu sekolahnya yang juga tetangga rumahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus dugaan penganiayaan ini terungkap pasca Baim menggal dunia pada Selasa malam kemarin sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut Yusraini Boru Nasution ibu korban, pada Kamis (22/6/2023) lalu, sepulang sekolah ia menerima laporan anaknya yang menyebut telah dianiaya sejumlah kakak kelasnya satu sekolah.

"Seusai pulang sekolah datang anakku ini ke lapak jualan kami di depan Masjid Raya Al-Mashun, Kota Medan, pada Kamis (22/6/2023) ujar Yusraini.

Saat itu, anak pertamanya ini mengeluh kesakitan setelah dianiaya oleh kakak kelasnya sepulang dari sekolah.

"Dia kemarin dipukuli sama abang - abang kelasnya, kelas lima kelas enam, sementara anak saya kelas dua SD. Pulang-pulang dia sudah nangis, ngadu dipukuli. Kakak kelas nya ini masih anak tetangga," kata Butet saat diwawancarai di rumahnya, Rabu (28/6/2023).

Setelah mengadu itulah, menurut Yusraini anaknya sakit di sekujur tubuh dan kepalanya. Namun merasa tak curiga, ia pun sempat membawa anaknya untuk dipijat.

tvonenews

Namun miris, kondisinya korban semakin menghawatirkan. Baim sering mengeluh sakit dan sudah tidak selera makan.

Sehingga dalam kondisi tersebut, bocah lucu berpostur tubuh gemuk tersebut dilarikan ke rumah sakit Madani dan sempat ditolak. Hingga akhirnya korban dilarikan ke rumah sakit Dr Pirngadi Medan. Hal ini pun terjadi pada Minggu (25/6/2023) .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya pas si anak mengeluh sakit yang luar biasa, disitulah kami larikan ke rumah sakit Madani. Itu hari Minggu seingat saya. Namun ndi rumah sakit Madani anak kami dirujuk ke rumah Sakit Dr Pirngadi. Karena alasan rumah sakit Madani peralatan mereka belum memadai.

" Dan terakhir kami larikan ke rumah sakit Dr Pirngadi Medan. Samoai di rumah Sakit Pirngadi, anak kami dipasangkan kateter dan juga di infus. Dan meninggal nya anak kami itu Selasa Sekitar pukul 19.30 WIB, " Jelas Yusraini.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT