News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani di Lampung Selatan Mengaku Jadi Korban Begal Dengan Uang Ratusan Juta Raib, Ternyata Bohong!

Kasus perampokan terhadap Jumani (35), seorang petani di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, senilai ratusan juta, ternyata laporan palsu atau peristiwa fiktif.
Selasa, 27 Juni 2023 - 18:04 WIB
Petani di Lampung Selatan Mengaku Jadi Korban Begal Dengan Uang Ratusan Juta Raib, Ternyata Bohong!
Sumber :
  • Tim TvOne/ Pujiansyah

Lampung Selatan, tvOnenews.com - Kasus perampokan terhadap Jumani (35), seorang petani di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, senilai ratusan juta, ternyata laporan palsu atau peristiwa fiktif.

Terungkapnya laporan palsu tersebut setelah Polres Lampung Selatan melakukan proses penyelidikan hingga akhirnya kasus perampokan yang terjadi di jalan penghubung Desa Klaten dan Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan terungkap.

Jumani nekad merekayasa dengan membuat laporan palsu karena terlilit hutang program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ia membuat laporan palsu agar uang yang sudah disetorkan tersebut tidak ditagih kembali oleh pihak bank.

"Jumani membuat keterangan palsu supaya uang yang sudah disetorkan tersebut tidak ditagih kembali oleh pihak bank. Dirinya melaporkan bahwa telah membawa uang dari rumah kurang lebih Rp294 juta, saat dalam perjalanan Jumani ditendang dan terjatuh kemudian ditodong menggunakan senjata api," kata  Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Hendra Saputra, Rabu (27/6/2023).

Ia menjelaskan, pelaku merupakan Ketua Gapoktan di Kecamatan Sragi yang punya kewajiban untuk menyetorkan uang dalam setiap bulannya.

"Jadi setiap bulan tersangka diharuskan menyetor uang ke petugas KUR, karena tersangka terlilit hutang sehingga uang tersebut digunakan untuk menutupi hutang tersangka," jelasnya.

Jumani sudah menyusun skenario tersebut sejak hari Minggu (18/6/2023) lalu. Ia mempelajari beberapa kasus perampokan dari Media Sosial, kemudian pada hari Rabu (21/6/2023) dan langsung mencoba mempraktikkan apa yang sudah dipelajarinya. "Namun ternyata dari hasil penyelidikan Polsek penengahan dan Polres Lampung Selatan dengan waktu cepat dapat mengungkap kasus tersebut," Kasat Reskrim.

Sementara itu, Jumani mengaku nekad merekayasa peristiwa perampokan terhadap dirinya untuk meminta belas kasihan dari para anggota KUR yang sering menunggak setoran KUR.

"Saya terpaksa melakukannya agar nasabah KUR kasihan, karena anggota KUR sejak tahun lalu kesulitan dan sering menunggak untuk membayar angsuran, sementara saya menjadi penanggung jawab nasabah," katanya.

Sebelumnya, Jumani membuat laporan palsu ke Polsek Penengahan, bahwa ia menjadi korban perampokan di jalan yang sepi antara Desa Klaten dan Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan yang dilakukan oleh dua orang pelaku dengan menodongkan pistol.

Akibat perbuatannya, Jumani akan dikenakan Pasal 242 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana selama 7 tahun penjara. (puj/cai)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT