News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Idul Adha, Peternak di Tanjungpinang Kebanjiran Pesanan Hewan Kurban

Permintaan hewan kurban meningkat menjelang Idul Adha di Tanjungpinang. Peternak telah mempersiapkan hewan kurban yang lebih banyak daripada tahun sebelumnya.
Selasa, 27 Juni 2023 - 11:15 WIB
Peternakan sapi kurban di Tanjungpinang.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Para peternak di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kebanjiran permintaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Achmad Pardamean Sembiring, seorang peternak sapi dan kambing, mengungkapkan bahwa sebanyak 110 ekor sapi miliknya telah terjual, sementara ia telah menyediakan 120 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha tahun ini.

Ratusan ekor sapi tersebut didatangkan dari Kabupaten Natuna dan Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan harga jual berkisar antara Rp21 juta hingga Rp26 juta per ekor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih tersisa 10 ekor lagi. Namun, masih ada beberapa hari menjelang hari H Idul Adha. Di Tanjungpinang, persediaan hewan kurban tahun ini mencukupi, dan di tempat peternak lain juga masih banyak. Warga tidak perlu khawatir," ujar Sembiring di peternakan sapi miliknya pada Selasa (27/6/2023).

Sembiring menambahkan bahwa ratusan sapi yang telah dipesan tersebut akan mulai diantar hari ini. Hal ini dikarenakan Muhammadiyah akan merayakan Hari Raya Idul Adha 2023 pada Rabu (28/06/2023) besok.

Lebih lanjut, Sembiring mengungkapkan bahwa ketersediaan sapi kurban tahun ini lebih banyak daripada tahun sebelumnya. Selain itu, semua sapi kurban yang dijual telah dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dan telah divaksin.

"Tahun lalu hanya sekitar 90 ekor sapi yang tersedia, sementara permintaan jemaah sangat banyak. Tahun ini, alhamdulillah, tersedia cukup banyak, dan hari ini kami sudah mulai mengantarkan sapi-sapi tersebut kepada pelanggan," ungkapnya.

Selain sapi, kambing kurban milik Sembiring juga laku keras. Sebanyak 40 ekor kambing telah terjual, dengan harga berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per ekor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kambing hanya tersisa beberapa ekor saja. Beberapa hari setelah Lebaran Idul Fitri, pelanggan sudah mulai datang ke kandang untuk melihat sapi dan kambing yang akan mereka beli untuk kurban Idul Adha," tambahnya.

(ksh/fna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT