News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meresahkan! Aksi Begal di Kota Medan Marak, Ini Desakan Legislator

Meresahkan! Aksi pembegalan di Kota Medan, Sumatera Utara mulai mengganggu kamtibnas di lingkungan masyarakat. Bahkan aksi pembegalan akhir-akhir ini menewaskan
Rabu, 21 Juni 2023 - 06:38 WIB
Ilustrasi - pembegalan.
Sumber :
  • Antara

Medan, tvOnenews.com - Meresahkan! Aksi pembegalan di Kota Medan, Sumatera Utara mulai mengganggu kamtibnas di lingkungan masyarakat. Bahkan aksi pembegalan akhir-akhir ini menewaskan korbannya, yaitu mahasiswa UMSU, Insanul Anshori Hasibuan

Terkait hal itu, anggota DPRD Kota Medan Daniel Pinem mendorong Polrestabes Medan maupun Polres Pelabuhan Belawan bergerak cepat mengatasi aksi pembegalan di Kota Medan, Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami di DPRD mendorong Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan serta jajarannya meningkatkan operasi pengamanan pelaku begal di Medan," ujar Daniel di Medan, Selasa (20/6/2023).

Menurut Daniel, situasi keamanan di wilayah hukum Ibukota Provinsi Sumatera Utara akhir-akhir ini kurang kondusif akibat mulai sering aksi pembegalan. Bahkan seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bernama Insanul Anshori Hasibuan menjadi korban pembacokan oleh komplotan begal.

Peristiwa yang menewaskan Insanul ini awalnya keluar dari kos-kosan mencari makan bersama temannya dengan mengendarai sepeda motor di Jalan Mustafa, Medan, Rabu (14/6) dini hari.

"Keganasan aksi begal ini telah menimbulkan keresahan dan hilangnya rasa tidak aman bagi warga Kota Medan untuk melakukan aktifitas di malam hari," katanya.

Politisi ini juga mengusulkan bantuan anggaran kepada Polrestabes Medan maupun Polres Pelabuhan Belawan agar dapat dialokasikan di perubahan APBD Kota Medan tahun ini.

"Kita berharap Pemkot Medan atau unsur Forkopimda Kota Medan agar lebih peduli menciptakan Kota Medan kondusif," kata Daniel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa, mengatakan pihaknya terus berupaya mengatasi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat Kota Medan. "Kami tetap melaksanakan patroli bersama instansi terkait secara maksimal sebagai upaya pengungkapan kasus-kasus begal dan aksi kejahatan lainnya," katanya.

Selain itu, petugas juga telah melaksanakan patroli setiap malam untuk mengantisipasi tindakan kejahatan jalanan di wilayah hukum Kota Medan. "Kita sudah laksanakan Sispamkota (sistem pengamanan kota) setiap malam, tim patroli presisi dan tim tawon," tutur Valentino. (ant/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT