News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Dibakar ODGJ, Sebuah Rumah di Bungo Jambi Ludes Dilahap Sijago Merah

Sebuah rumah di Kelurahan Taman Agung, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, Jambi ludes dilahap sijago merah, pada Selasa (13/06/23) sore sekira pukul 17.00 WIB
Rabu, 14 Juni 2023 - 15:50 WIB
Sebuah rumah di Kelurahan Taman Agung ludes dibakar ODGJ
Sumber :
  • Tim TvOne/Darlianto

Bungo, tvOnenews.com - Sebuah rumah di Kelurahan Taman Agung, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo Jambi, ludes dilahap sijago merah, pada Selasa (13/06/2023) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Diketahui, kebakaran itu terjadi karena dibakar oleh Ade Saputra (18), yang merupakan Orang Dalam Gangguan Kejiwaan (ODGJ), anak pemilik rumah itu sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, Ade Saputra sudah diamankan di Dinas Sat Polpp Kabupaten Bungo, karena akan segera dikirim ke Panti Sosial Kota Jambi.

Lurah Taman Agung, Agus Tomo saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak dinas sosial dan Satpol-pp Kabupaten Bungo untuk mengamankan sementara Ade. 

"Setelah kejadian pembakaran itu, Ade dari kemarin sejak hari ini diamankan sementara di kantor Satpol-pp Bungo," ujar Agus, Rabu (14/06/2023).

Kata Agus, Ade Saputra baru akan dikirim ke Jambi setelah semalam diinapkan di Dinas Sat Polpp Bungo. Karena, kemarin belum dapat dikirimkan ke panti sosial di Jambi karena kebakaran tersebut terjadi kemarin, sekaligus mempersiapkan berkas-berkas.

"Malam tadi nginap, hari ini saya sudah disiapkan berkas Ade dan dinas sosial hari ini langsung membawa dia ke Jambi, pertama mungkin dia ke Rumah Sakit Jiwa ( RSJ) setelah itu baru ke panti sosial agar mendapatkan pembinaan disana," katanya.

Agus mengaku, keluarga tidak ada lagi yang mau mengurus Ade dikarenakan bapaknya mengalami gangguan jiwa dan kedua adik bekerja sebagai buruh cuci kendaraan, terlebih dengan kondisi ekonomi kebawah. 

"Tidak ada keluarga yang sanggup, jadi warga sini yang membantu makan dia karena perikemanusiaan. Tapi karena sudah mengganggu ketertiban masyarakat, tentu warga menjadi resah," ungkapnya. 

Masyarakat berharap agar Ade dapat dirawat dipanti sosial lebih lama hingga sembuh total. Sebab tidak ada yang mengurus dirinya. 

Ade mengalami gangguan jiwa bawaan orang tua, ditambah lagi sejak remaja ia diduga mengkonsumsi obat-obatan terlarang hingga memperparah kondisi dirinya. 

"Sebelumnya dia sudah bolak balik di bawa ke panti sosial di Jambi, terakhir anak ini dibawa ke panti sosial oleh BNN karena pernah mengkonsumsi obat-obatan terlarang," tuturnya.

Sebelumnya, Ade sudah pernah dibawa ke rumah sakit jiwa pada bulan Ramadhan lalu, yang difasilitasi oleh pihak badan narkotika Kabupaten (BNK) Bungo. 

Namun, yang bersangkutan melarikan diri dari rumah sakit jiwa ke Kabupaten Batanghari dan berhasil ditangkap kembali. Hal itu sudah kesekian kalinya. 

"Karena perawatan selama 3 bulan sudah selesai dilakukan dan pihak keluarga tidak ada yang memfasilitasi yang bersangkutan, jadi dia dikembalikan lagi ke Bungo tapi tidak berkoordinasi dengan pihak kelurahan hanya sebatas Dinkes. Diantar begitu aja tanpa tanda terima," terangnya.

Sebagai lurah sebenarnya Agus sudah melakukan berbagai cara agar Ade tidak meresahkan warga sekitar, sebelumnya ia juga pernah diborgol di rumah. Namun, karena manusiawi dan tangan dia mengalami bengkak akhirnya dilepaskan. 

"Kita sudah kordinasi gimana caranya agar Ade ini lebih lama mendapatkan perawatan dan pembinaan lebih lama di Jambi, hasilnya harus dikirim ke panti sosial," sebutnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lurah menjelaskan, orang tua laki-laki Ade juga mengalami gangguan kejiwaan, namun tidak terlalu parah dan tidak menganggu. Sedangkan orang tua perempuan sudah meninggal dunia. 

"Kalau adeknya 2 orang laki-laki semua, adeknya bekerja ditempat yang sama di cucian mobil dan motor. Adeknya tidak sanggup tinggal bersama Ade karena sering diganggu hingga di cekik dan bapaknya bekerja mulung barang-barang ke Muara Buat tapi sering tidur disana di tempat keluarga, jadi Ade ini tinggal seorang diri di rumah," tutup Agus. (dar/haa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT