News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat Desak Kejati Sumbar Periksa Bupati Hamsuardi

Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat Desak Kejati Sumbar Periksa Bupati Hamsuardi
Sabtu, 10 Juni 2023 - 08:05 WIB
Aliansi Muda Pasaman Barat menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumbar pada Jumat (9/6) siang.
Sumber :
  • Tim tvOne / Wahyudi Agus

Padang, tvOnenews.com - Aliansi Muda Pasaman Barat menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumbar pada Jumat (9/6) siang. Mereka merupakan gabungan mahasiswa asal Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Dalam aksi tersebut mahasiswa yang berjumlah sekitar lima puluh orang juga sempat menggelar orasi serta menyampaikan tiga poin tuntutan di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Jalan Raden Saleh Padang Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini kami Aliansi Muda Pasaman Barat menggelar aksi damai untuk mengajukan tiga persoalan, kami berharap Kejati Sumbar menindaklanjuti," kata peserta aksi Dedi Sofhan usai menggelar aksi dan menemui pihak Kejati Sumbar.

Ia menyebutkan tiga poin yang mereka soroti itu yang pertama adalah terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat Hamsuardi, dimana mereka menilai akan berdampak pada masyarakat.

"Kami menduga ada penyalahgunaan wewenang, namun kami tidak bisa menjelaskan secara lebih rinci. Semua sudah disampaikan ke Kejati, semoga bisa ditindalnjuti," katanya.

Sementara itu dua poin lainnya yang disorot adalah masalah pembangunan RSUD Pasaman Barat, dan Stadion Padang Tujuh yang merupakan stadion sepakbola.

"Pembangunan stadion Padang tujuh yang berada di Simpang Empat sudah lama dibangun, namun belum selesai sampai sekarang," jelasnya.

Setelah menyampaikan orasi, beberapa perwakilan dari aliansi tersebut diterima langsung oleh pihak Kejati Sumbar untuk melakukan audiensi.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumbar Farouk Fahrozi menyebutkan peserta aksi berharap Kejati Sumbar menindaklanjuti persoalan penyalahgunaan wewenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam audiensi tadi mereka sudah menyampaikan apa yang mereka harapkan dan sudah kami terima dengan baik, ini akan ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan di bidang Pidana Khusus," jelasnya.

Pada bagian lain, aksi puluhan mahasiswa itu berjalan dengan tertib dan aman. Aksi dikawal oleh ratusan personel Polresta Padang beserta Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Barat. (Yud/Fhr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT