News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Residivis Pencuri Rumah Ditembak Tim Naga Polresta Pangkalpinang

Empat pelaku bernama Joni Arifin (33), Rudi Kurnia (30), Tomi Ardian (35) dan Anang Ardiyansah (23), asal Palembang berhasil dibekuk Tim Sergap Jatanras Polresta Pangkalpinang.
Kamis, 8 Juni 2023 - 15:25 WIB
Pelaku dan BB Diamankan di Polresta Pangkalpinang
Sumber :
  • Frendy

Pangkalpinang, tvOnenews.com - Empat pelaku bernama Joni Arifin (33), Rudi Kurnia (30), Tomi Ardian (35) dan Anang Ardiyansah (23), asal Palembang berhasil dibekuk Tim Sergap Jatanras Polresta Pangkalpinang.

Karena mencoba melawan dan arogan saat akan ditangkap Tim Naga, empat pelaku tersebut terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada hari Selasa (6/6/2023) sekitar pukul 14.00 WIB Polres Pangkalpinang mendapatkan laporan pencurian rumah. Para pelaku yang awalnya tidak diketahui identitasnya itu melakukan pencurian dengan cara merusak pintu belakang rumah korban, dan menggasak barang yang ada di dalam rumah, korban pun mengalami kerugian sebesar 35 juta rupiah.

Kemudian hari Rabu (7/6/2023) sekitar pukul 15.30 WIB Tim Buser Naga mendapatkan informasi diduga pelaku pencurian tersebut.

“Kita mendapat informasi bahwa terduga pelaku ada di daerah Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan langsung menurunkan 2 tim Sergap Jatanras,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, Kompol Evry Susanto, Kamis, (8/6/2023).

Tim Naga tersebut pun berkoordinasi dengan anggota Sat Reskrim Polres Bangka Barat dan anggota Polsek Mentok untuk mencari keberadaan pelaku di Tanjung Kelayang Mentok Bangka Barat.

Setelah itu, anggota Polres dan Polsek Mentok Bangka Barat berhasil mengamankan 4 orang terduga pelaku yaitu Joni, Tomi, Rudi, dan Anang.

Keempat orang pelaku tersebut kemudian berhasil diamankan walaupun sempat melawan dan bersikap arogan, sehingga para pelaku langsung dibawa langsung ke Polsek Mentok untuk diinterograsi.

“Setelah tim kami menginterograsi para pelaku ini, mereka mengakui bahwa memang benar mereka melakukan pencurian di perumahan Greenland Selindung,” kata Kompol Envy Susanto.

Pelaku yang berjumlah empat orang tersebut menggunakan satu unit mobil Ertiga warna putih untuk berkeliling seputaran Kota Pangkalpinang mencari sasaran rumah untuk melakukan aksinya.

Setelah menemukan rumah yang akan menjadi sasaran, Joni bertugas mengetuk rumah korban untuk mengecek keadaan rumah yang kosong.

Kemudian Joni mencongkel pintu rumah korban menggunakan linggis dan masuk bersama rekannya Anang dan Tomi untuk menggasak barang yang ada di rumah tersebut, sedangkan Rudi menunggu di mobil.

“Para pelaku ini juga diketahui melakukan aksinya di dua tempat yang berbeda dengan modus yang sama,” ujar Kompol Envy Susanto.

“Mereka menawarkan hasil pencurian tersebut kepada rekannya yang berada di Palembang, dan meminta transfer DP untuk barang tersebut sebelum sampai ke Palembang,” tambah Kompol Envy Susanto.

Diketahui keempat pelaku ini menggunakan uang tersebut untuk biaya kebutuhan hidup sehari-hari selama di daerah Bangka Belitung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan 1 unit mobil Ertiga warna putih, 1 buah linggis, 2 buah obeng min, 2 bilah pisau, sepasang plat nomor BN 6345 PY palsu, dan sepasang plat nomor BN 5472 DF palsu.

Atas perbuatannya keempat pelaku tersebut dibawa ke Polresta Pangkalpinang untuk diproses penyidikan lebih lanjut. (fpa/nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT