News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Didesak Mahasiswa Publikasi Hasil Lab Limbah Barubara, DLHK Aceh Barat : Pemerintah Akan Bentuk Tim Independen

Didesak Mahasiswa Publikasi Hasil Lab Limbah Barubara, DLHK Aceh Barat : Pemerintah Akan Bentuk Tim Independen
Sabtu, 3 Juni 2023 - 13:43 WIB
Warga sedang membersihkan pantai Meurebo dari limbah batubara
Sumber :
  • tim tvOne / Aidil Adha
Aceh Barat, tvonenews.com - Terkait masih misteriusnya pemilik batubara yang mencemari pantai Meurebo, Aceh Barat, sejumlah pihak mendesak pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat,  untuk mengumumkan ke publik siapa pihak yang dengan sengaja melakukan pencemaran tersebut.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dari kalangan Mahasiswa minta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aceh Barat usut dalang dibalik pencemaran batu bara yang tumpah di laut Mereubo, hal tersebut disampaikan oleh Ketua Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (EK LMND), Zikri Marpandi.
 
“DLH harus usut tuntas dalang dari pencemaran batubara di Aceh Barat, ini tugas DLHK sesuai dengan UU lingkungan Hidup” jelas Marpandi, Sabtu (03/06/23).
 
Menurutnya, pencemaran batubara yang terjadi di Aceh Barat bukan hal yang bisa ditoleransi dan sudah seharusnya pemerintah daerah memberikan sanksi terhadap dalang dari kasus tersebut.
 
“Ini bukan hal yg bisa ditoleransi, usut tuntas dalang nya dan berikan sanksi sesuai dengan UU yang berlaku” tagas Marpandi.
 
Zikri Marpandi juga mengatakan, jika DLHK yang saat ini memiliki Hasil Uji Laboratorium tetapi mengapa tidak segera  mempublikasikan perusahaan mana yang harus bertanggung jawab, kalau terus melindungi pelaku kejahatan lingkungan, maka kedepan pencemaran lingkungan akan semakin parah karena dianggap hukum di Aceh Barat tidak berfungsi.
 
“jika dibiarkan berlarut-larut tidak menutup kemungkinan kedepan akan ada pencemaran lagi, jangan buat hukum di Aceh Barat tidak berfungsi dan DLHK jangan loyo, dan kami minta DLHK tidak menyembunyikan nama perusahaan yang diduga telah melakukan pencemaran, segera buka ke publik siapa pelakunya sesuai hasil Lab,” ucapnya.
 
Aktivis Mahasiswa Univertas Teuku Umar Meulaboh tersebut merasa aneh, karena kedua perusahaan yang selama ini melakukan penambangan dan bongkar buat batubara, seperti PT Mifa Bersaudara dan PLTU 1-2, sama tidak mengakui kalau batubara tersebut milik mereka.
 
"Aneh sekali cuma ada dua perusahaan di kawasan ini yang melakukan aktivitas batubara, namun kok mereka tidak mau mengakui, namun kami lihat di lapangan mereka ikut mengutip batubara yang tumbah di pantai, pertanyaan kalau memang bukan milik mereka kenapa megutip batubara tersebut," pungkasnya.
 
Sementara itu, Bukhari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Aceh Barat, menjelaskan kalau hasil Labortarium pengambilan sempel limbah batubara yang mencemari pantai, sudah di serahkan ke pihak Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Pemerintahan Aceh.
 
"Hasil lab nya sudah kita serahkan kepada DPRA dan Pemerintah Aceh, nanti Pemerintah Aceh dan DPRA yang akan mengambil kebijakan," katanya.
 
Selain menurut Bukhari, pihaknya telah bersama pihak perusahaan yakni PLTU 1-2 dan PT Mifa Bersaudara sudah di panggil DPRA, namun menurutnya tidak mendapatkan hasil karena kedua perusahaan tersebut sama-sama tidak mengakui kalau batubara yang mencemari pantai milik mereka.
 
"Kedua perusahaan tersebut sudah di panggil ke DPRA, namun kedua membantah kalau batubara yang tumpah tersebut milik mereka," ucapnya.
 
Karena belum mendapatkan titik temu, maka masalah pencemaran limbah batubara tersebut kini di ambil alih oleh Pemerintah Aceh, nanti Pemerintah Aceh akan membentuk tim independen guna mengusut pemilik limbah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Untuk mengungkap siapa pemilik limbah batubara tersebut, pemerintah akan segera membentuk tim independen," jelasnya. (Kha/Fhr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT